PRESIDEN Prabowo Subianto meminta return on assets (RoA) atau tingkat pengembalian aset Badan Pengelola Investasi Danantara mencapai 10 persen. Permintaan ini disampaikan Prabowo dalam acara ulang tahun pertama Danantara.
Kata Prabowo, perusahaan yang baik idealnya memiliki RoA minimal 10 persen. “Kalau yang bagus 12 persen, yang hebat 15 persen. Kita harus memiliki target yang bagus, yaitu 10 persen,” kata Prabowo di Wisma Danantara, Jakarta, pada Rabu petang, 11 Maret 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Kendati demikian, ia memahami target itu belum bisa dicapai dalam waktu singkat. Prabowo pun meminta tingkat pengembalian aset Danantara setidaknya berada di angka 5 persen. Berdasarkan perhitungannya, tingkat pengembalian 5 persen dari total aset senilai US$ 1.000 miliar yang dikelola Danantara dapat menyumbang sekitar US$ 50 miliar ke kas negara setiap tahun.
“Kalau hanya 5 persen return on assets berarti Danantara harus kembalikan ke negara US$ 50 miliar tiap tahun, US$ 50 miliar berarti Rp 800 triliun. Jadi pimpinan Danantara, sasaranmu masih jauh,” kata Prabowo.
Ia lantas menambahkan, “Tapi tidak mengapa, saya yakin dan percaya kunci dari manajemen yang baik adalah di hati, di jiwa, karena itu dalam tahun pertama saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi Saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh.”
Adapun Prabowo tidak menjelaskan berapa realisasi tingkat pengembalian aset Danantara pada 2025. Dia hanya mengklaim telah menerima laporan bahwa Danantara mampu meningkatkan angka RoA aset Badan Usaha Milik Negara hingga 300 persen pada 2025.
Pada Februari 2026 lalu, Prabowo Subianto sempat menuntut tingkat pengembalian aset BPI Danantara dapat mencapai 8 persen. Pernyataan itu disampaikan Kepala Negara saat berpidato dalam agenda Indonesia Economic Outlook 2026.
Dia mengklaim Danantara dalam waktu kurang dari satu tahun telah mencatatkan hasil efisiensi dan reformasi hingga empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Prabowo pun menargetkan tingkat pengembalian aset di atas 8 persen. “Kau patok 7 persen, saya patok 8 persen. Sekarang saya tingkatkan. Harus bisa lebih dari 8 persen. Menteri-menteri, bisa?” ucap Prabowo di Wisma Danantara, Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026.





