Israel terus melakukan pemboman tanpa henti terhadap Lebanon, menghantam sebuah bangunan perumahan di Beirut tengah, distrik Baalbek di Lebanon timur, menargetkan sebuah kota di Lembah Bekaa timur dan Lebanon selatan, sebagai front yang menghukum di Lebanon. perang regional yang lebih luasyang dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, telah menyebabkan lebih dari 780.000 orang mengungsi.
Serangan pada hari Rabu pagi tersebut terjadi sepuluh orang dan melukai lima lainnya di Tamnin al-Tahta, di distrik Baalbek, menurut Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), setidaknya satu orang di Zlaya, di Bekaa, dengan informasi mengenai jumlah korban akibat serangan di pusat Beirut masih belum dapat dikonfirmasi.
Cerita yang Direkomendasikan
daftar 4 barang
- daftar 1 dari 4Stadion Lebanon diubah menjadi tempat penampungan bagi pengungsi paksa
- daftar 2 dari 4Israel melancarkan gelombang serangan baru di Lebanon
- daftar 3 dari 4Apa yang dimaksud dengan lembaga keuangan Al-Qard Al-Hassan yang terkait dengan Hizbullah?
- daftar 4 dari 4Serangan udara Israel menargetkan bangunan di Lebanon selatan
daftar akhir
NNA juga melaporkan tiga orang tewas setelah sebuah mobil menjadi sasaran drone Israel di Saf Al-Hawa, Bint Jbeil, Lebanon selatan.
Israel dan kelompok Lebanon Hizbullah telah saling baku tembak selama konflik yang sedang berlangsung, namun penderitaan yang ditimbulkan sangat tidak proporsional. Setidaknya 570 orang tewas di Lebanon sejak Israel kembali melakukan serangan besar-besaran terhadap negara tersebut pada Senin lalu. Sejauh ini dua tentara Israel tewas di Lebanon, dan beberapa orang terluka di Israel akibat roket Hizbullah.
Bangunan yang terkena dampak di Tamnin al-Tahta dihuni oleh sebuah keluarga Suriah, Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan.
Sementara itu, serangan di Beirut menghancurkan gedung bertingkat di daerah Aisha Bakkar dan tampaknya merupakan upaya pembunuhan lainnya, lapor Zeina Khodr dari Al Jazeera dari Beirut.
“Kami memahami banyak orang yang tinggal di gedung ini sekarang berada di rumah sakit. Kami mendapat laporan bahwa ada korban jiwa dan cedera dalam serangan ini,” katanya.
Khodr menjelaskan, bangunan tersebut bukan merupakan markas Hizbullah atau berada di kawasan pengaruh kelompok tersebut, melainkan berada di kawasan pemukiman padat penduduk.
“Orang-orang di sini sangat terkejut,” katanya, “perasaan bahwa tidak ada tempat yang aman, tidak ada garis depan.”
Menurut Heidi Pett, yang juga melaporkan kepada Al Jazeera dari situs tersebut, serangan tersebut menghancurkan “satu atau dua lantai” bangunan tersebut alih-alih meratakannya seluruhnya, dan menambahkan bahwa belum ada informasi mengenai siapa sasarannya.
“Gedungnya masih terbakar. Setidaknya ada dua apartemen yang terbakar, satu di atas yang lain, dan kerusakannya sangat parah.”
Israel melakukan serangan ini tanpa peringatan sama sekali, katanya.
“Ini adalah bagian dari Beirut di mana orang-orang mengira mereka akan aman. Keluarga pengungsi yang meninggalkan Dahiyeh [in the southern suburbs after Israeli threats] telah berlindung di sini, beberapa tidur di jalanan,” kata Pett.
Tidak ada hentinya pemboman di Lebanon
Menurut NNA, ada beberapa serangan mematikan di negara itu pada Rabu malam, termasuk di pinggiran selatan Beirut.
Selain itu, dua serangan udara Israel menghantam desa Hanaway, di distrik Tire (Sour dalam bahasa Arab), menyerang tiga warga sipil, termasuk seorang paramedis, menurut Kementerian Kesehatan Masyarakat.
Serangan Israel menunjukkan satu orang dan melukai delapan lainnya di daerah al-Housh di Tirus, kata kementerian itu.
Dua orang juga tewas dalam serangan Israel di kota Zawtar al-Sharqiyah, NNA melaporkan.
Beberapa orang terluka dalam serangan pesawat tak berawak Israel di sebuah kafe di al-Housh dan di sebuah rumah di kota al-Shahabiya, Tirus.
Kementerian mengatakan empat orang lainnya terluka dalam serangan di kota Tibnin, distrik Bint Jbeil.
Pada hari Rabu, Prancis mengatakan akan menyediakan 60 metrik ton bantuan kemanusiaan untuk Lebanon.
Bantuan ini akan mencapai … 60 ton bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Lebanon, termasuk perlengkapan sanitasi, perlengkapan kebersihan, matras, lampu, dan juga pos medis keliling,” Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mengatakan dalam sebuah wawancara dengan radio Prancis TF1.
Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa Stephane Dujarric mengirimkan “deeskalasi segera” di Lebanon, dan menekankan bahwa Israel memaksa Israel untuk melakukan tindakan kekerasan. perintah perpindahan telah berdampak pada ratusan ribu orang.
“Rekan-rekan kemanusiaan kami melaporkan bahwa hampir seluruh populasi yang tinggal di wilayah selatan Sungai Litani, sebagian wilayah Baalbek dan Lembah Bekaa, serta sebagian besar pinggiran selatan Beirut kini terjebak dalam permusuhan,” kata Dujarric kepada wartawan pada konferensi pers di New York pada Selasa malam.
Menurut pemerintah Lebanon, sekitar 780.000 orang telah terdaftar sebagai pengungsi sejak pecahnya perang.






