14.115 Jemaah Umrah Tertahan Buntut Perang Iran Vs Israel-AS

MENTERI Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melaporkan masih ada 50.374 jemaah umrah asal Indonesia yang berada di Arab Saudi per 11 Maret 2026. Dari jumlah itu, sebanyak 14.115 jemaah umrah belum dapat kembali terbang ke Tanah Air imbas perang Timur Tengah.

“Yang kemungkinan tertahan sebesar 14.115, dengan jumlah panitia penyelenggara ibadah umrah sebesar 1.239 orang,” kata dia dalam rapat bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat di kompleks DPR, Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Irfan mengimbau jemaah umrah dan petugas yang belum berangkat ke Tanah Suci untuk menunda sementara keberangkatannya. Dia berujar sebaiknya perjalanan menuju Arab Saudi untuk menunaikan ibadah umrah dilakukan setelah suasana di kawasan kondusif.

“Pertimbangan kami adalah untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah,” ucap dia.

Meski demikian, dia mencatat per 9 Maret masih ada jemaah umrah yang berangkat menggunakan penerbangan langsung. Jumlahnya, kata Irfan, sebanyak 2.000 hingga 3.000 jemaah umrah per hari.

Irfan mengingatkan kepada para penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang tetap memberangkatkan jemaah agar memberi jaminan. Khususnya jaminan keselamatan dan keamanan para jemaah, dari berangkat hingga kembali ke Indonesia.

“Penyelenggara perjalanan ibadah umrah juga wajib memberikan edukasi kepada jemaah terkait kondisi terkini di wilayah Timur Tengah,” ujar Irfan.

Di sisi lain, dia mengungkapkan terdapat sejumlah negara transit yang melarang keberangkatan calon jemaah umrah ke Arab Saudi. Hal ini menyebabkan calon jemaah umrah berpotensi batal berangkat.

“Kami akan mengkomunikasikan kompensasi, restitusi, ataupun pengembalian visa, akomodasi, konsumsi, dan transportasi darat untuk calon jemaah umrah yang gagal berangkat,” kata dia.

  • Related Posts

    Korlantas Polri Andalkan Teknologi Digital Kelola Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

    Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, Korlantas Polri mengandalkan teknologi digital untuk mengelola arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Teknologi digunakan untuk memantau…

    Polisi Ungkap 'Ramuan Maut' Pabrik Mi Mengandung Formalin di Boyolali

    Boyolali – Polda Jawa Tengah membongkar praktik produksi mi mengandung formalin di Boyolali. Polisi mengungkap ‘ramuan maut’ yang diracik pelaku inisial WH dalam memproduksi mi berformalin tersebut. “Modus yang bersangkutan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *