Prabowo Peringati Nuzulul Quran Bersama Menteri

PRESIDEN Prabowo Subianto memperingati malam Nuzulul Quran atau peristiwa turunnya kitab suci Al-Quran bersama sejumlah menteri dan tokoh Islam. Peringatan yang juga dihadiri sekitar 30 anak yatim dari panti asuhan itu berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam, 10 Maret 2026 atau 21 Ramadan 1447 Hijriah.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Para tamu mulai berdatangan ke Istana Kepresidenan setelah waktu berbuka puasa. “Kami diundang untuk mengikuti Nuzulul Quran sebagai momentum kenegaraan memperingati turunnya wahyu Al-Quran di bulan suci yang penuh keberkahan dan hidayah ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat tiba di Istana Kepresidenan.

Selain Muhaimin dan para menteri, peringatan Nuzulul Quran nasional di Istana juga dihadiri tokoh agama Islam. Salah satunya pendakwah Quraish Shihab yang datang bersama istrinya, Fatmawati Assegaf.

Menurut Quraish, dirinya diundang untuk menyampaikan siraman rohani dalam acara Nuzulul Quran di Istana. “Nanti didengar saja, tentang damai. Biar dunia damai,” kata Quraish saat tiba di lokasi acara.

Presiden Prabowo menghadiri acara hari ini bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam peringatan Nuzulul Quran malam ini, Prabowo Subianto juga akan menyampaikan taklimat.

Prabowo dan Gibran memasuki Istana Negara, lokasi acara Nuzulul Quran, secara bersamaan. Keduanya didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sejumlah menteri lainnya yang hadir dalam peringatan turunnya Al-Quran malam ini termasuk Menteri Kordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono; Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra; hingga Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.

Acara juga dihadiri para petinggi legislatif. Di antaranya terdapat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Ahmad Muzani, hingga Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sultan Bachtiar Najamuddin. Selain itu, turut hadir perwakilan dari organisasi Islam seperti Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, hingga Persatuan Islam atau Persis.

Malam Nuzulul Quran, yang umumnya diperingati setiap tanggal 17 Ramadan, merupakan momen bersejarah turunnya Al-Quran pertama kali kepada Nabi Muhammad. Menurut ajaran Islam, kitab suci Al-Quran diturunkan sebagai petunjuk serta pembeda antara yang hak (benar) dan yang batil bagi umat manusia.

  • Related Posts

    Dievakuasi dari Iran, WNI Cerita Momen Kaca KBRI Bergetar Akibat Ledakan

    Jakarta – Sebanyak 22 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran telah tiba dengan selamat di Jakarta. Mereka menceritakan momen mencekam selama proses dievakuasi dari Teheran, Iran. Salah seorang WNI, Zulfan,…

    Wamensos & Wamen PPPA Bahas Percepatan Pemulihan Korban Bencana Sumatera

    Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (WamenPPPA), Veronica Tan membahas rencana kolaborasi dalam pemulihan korban bencana Sumatera. Pertemuan tersebut…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *