INFO NASIONAL – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar rangkaian kegiatan Ramadan bertajuk Ramadan Madani, Maknai Harmoni sebagai upaya menebarkan kepedulian kepada sesama, terutama anak yatim dan dhuafa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di jaringan layanan PNM yang tersebar di 36 provinsi, mencakup 58 kantor cabang dan 4.655 kantor unit dari Sabang hingga Merauke. Berbagai kegiatan digelar selama Ramadan, antara lain kajian setelah salat Dzuhur, buka puasa bersama setiap hari, itikaf, serta santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
Bagi PNM, madani bukan sekadar istilah, tetapi komitmen untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat melalui nilai kepedulian, adab, dan sikap saling menghormati. Nilai tersebut juga menjadi landasan dalam upaya pemberdayaan kepada sekitar 22,9 juta nasabah yang dilayani PNM.
Selain kegiatan spiritual di lingkungan kerja, PNM juga menyelenggarakan santunan bagi anak yatim dan dhuafa yang digelar oleh 58 kantor cabang di berbagai daerah. Di kantor pusat PNM, Menara PNM, anak-anak juga diajak mengenal dunia kerja melalui kegiatan permainan peran atau role play di sejumlah divisi.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan pada berbagai aktivitas sederhana yang menggambarkan peran divisi di PNM dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro, mikro, dan kecil. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan harapan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk bermimpi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Salah satu anak dhuafa dari keluarga nasabah PNM Mekaar mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Senang sekali bisa dapat snack, uang, dan pengalaman seru seperti ini. Rasanya bahagia punya banyak kakak yang peduli,” ujarnya.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, mengatakan kegiatan Ramadan ini menjadi bagian dari komitmen PNM untuk menghadirkan nilai-nilai kemadaniaan dalam setiap langkah pemberdayaan. Pihaknya memaknai bulan sebagai pengingat untuk memperluas berbagi dan menghadirkan kepedulian kepada sesama.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami berharap seluruh pihak yang terlibat, baik internal maupun eksternal PNM, termasuk anak-anak yatim dan dhuafa, dapat mendoakan yang terbaik bagi PNM serta 22,9 juta masyarakat prasejahtera yang kami berdayakan,” kata Dodot, Kamis, 6 Maret 2026. (*)






