Jakarta –
Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat pagi ini. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku kehilangan dengan sosok Try Sutrisno yang dikenal merangkul semua orang.
“Inna lilahi wa inna ilaihi raji’un saya sebagai pribadi yang mengenal dekat lama dengan pak Try Sutrisno, tentunya merasa kehilangan, karena beliau ini adalah sosok bapak bangsa yang merangkul semua orang,” kata Pramono, di rumah duka, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).
Pramono telah mengenal Try Sutrisno sejak tahun 1995. Sosok Try di mata Pramono dikenal sebagai orang yang mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan memegang teguh nilai-nilai pancasila dan konstitusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya mengenal beliau dari tahun sekitar 1995 jadi mengenalnya cukup lama sekali, dan kita semua kehilangan orang yang sampai akhir hayatnya mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara. Kita semua pasti kehilangan pak Try Sutrisno,” katanya.
Pramono mengaku terakhir bertemu Try Sutrisno sekitar 5 atau 6 bulan yang lalu saat masih aktif di BPIP yang dinilai selalu mengedepankan urusan konstitusi dan pancasila.
Beberapa waktu lalu, Pramono sempat mengunjungi Try Sutrisno di kediamannya. Meski kesehatannya menurun, tetapi menurut Pramono semangat Try Sutrisno tidak pernah padam.
“Memang saya juga pernah ke kediaman beliau, kondisinya memang akhir-akhir ini beliau mengalami penurunan, tapi semangatnya tidak pernah turun. Dalam usia pada waktu hampir 90 tahun semangatnya tidak pernah turun, itulah yang… Apalagi beliau memiliki kedekatan pribadi dengan Bu Mega saya sering diskusi juga bertiga,” imbuhnya.
Diketahui, Try Sutrisno wafat di RSPAD Gatot Subroto. Try Sutrisno wafat di usia 90 tahun.
Informasi yang diterima, Try Sutrisno meninggal pada pukul 06.58 WIB hari ini. Jenazah Try Sutrisno rencananya akan dibawa ke rumah di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan.
(yld/yld)





