Jakarta –
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto membuka Syiar Ramadan di Yayasan Al-Khairiyah Citangkil, Cilegon. Dalam kegiatan itu, Yandri mengajak Yayasan Al-Khariyah menjadi pelaku ekspor.
“Saya senang dan bangga hadir di Citangkil,” kata Yandri memulai sambutannya, dikutip, Minggu (1/3/2026).
Yandri berkunjung ke Yayasan Al-Khairiyah pada Sabtu (28/2). Dia mengajak Al Khairiyah kolaborasi untuk membangun 75.266 desa lewat program prioritas seperti Desa Ekspor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami banyak ciptakan pengusaha muda, jadi sekarang dari desa sudah bisa ekspor,” kata Yandri.
Dia mengatakan jumlah desa di Banten itu lebih dari 1.000. Yandri berharap Al Khairiyah miliki desa binaan dengan berkolaborasi bersama Kementerian Desa PDT.
Kolaborasi itu nantinya membuat mahasiswa maupun alumni Al Khairiyah bisa diajak menjadi pelaku ekspor, pengembang Desa Wisata dan Desa Tematik.
Desa Tematik ini, kata Yandri, kaitannya sangat erat dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) karena bakal menjadi penyuplai bahan baku untuk program yang saat ini penerima manfaat telah lebih dari 60 juta.
“Saya doakan Keluarga Besar Al Khairiyah terutama mahasiswanya akan menjadi orang-orang yang hebat dan sukses dunia akhirat,” kata Yandri
Turut hadir Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, Ketua Umum PB Al Khairiyah KH Ali Mujahidin, Ketua Majelis Syuro KH Mansyur Muchyiddin, Rektor Universitas Al Khairiyah Dr Rafiuddin, Sekjen PB Al Khairiyah H Ahmad Munji, Forkompimda Cilegon dan Mahasiswa Al Khairiyah.
(ygs/ygs)





