Akhirnya Wanita Viral Tak Bayar Makan Diamankan Usai Meresahkan Warga

Jakarta

Wanita yang viral karena dikenal kerap tak membayar akhirnya diamankan petugas. Aksi wanita tersebut terjadi di sejumlah daerah dan membuat resah.

Wanita berinisial NSS (38) itu diamankan usai memicu kehebohan di sebuah restoran di kawasan Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus). Wanita tersebut cukup mudah dikenali karena hampir selalu berpenampilan serupa: hoodie dan celana hitam, kacamata, serta tas hitam.

Sosoknya yang dikenali membuat publik merekam video hingga ramai beredar di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, tampak wanita itu menunjukkan gestur menangkupkan kedua tangan dan hendak bersimpuh di depan seseorang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, orang yang di depannya langsung mencegah dan membangunkan NSS. Disebutkan, wanita tersebut mengambil makanan milik pelanggan sehingga diadukan kepada pihak resto.

Pihak resto pun menegur wanita itu dan berkoordinasi dengan Satpol PP wilayah Gambir untuk penanganan lanjutan. Wanita itu lalu dibawa ke sebuah ruangan bersama sejumlah petugas Satpol PP dan Dinas Sosial (Dinsos).

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan membenarkan penanganan terhadap wanita tersebut oleh anggotanya. Dia mengatakan ada pihaknya merespons laporan yang masuk atas gangguan kenyamanan.

“Ya laporan dilayani Satpol PP. Satpol PP bantu,” kata Satriadi, Jumat (27/2/2026).

Akan Dites Kejiwaan

Satpol PP mendapatkan laporan dari publik pada Kamis (26/2) malam. Satpol PP pun berkoordinasi dengan dinsos.

Wanita berinisial NSS itu disinyalir merupakan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ). NSS dibawa ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit di Jaktim untuk dites kejiwaannya.

“Saat ditelusurin ada indikasi ODGJ terus sama Dinas Sosial dibawa ke RSKD Duren Sawit,” kata Satriadi.

Wanita yang viral karena dilaporkan kerap tak membayar makanan hingga ojol diamankan Satpol PP dan dinsos. Wanita itu diduga memiliki gangguan kejiwaan. (Video viral/Istimewa)Wanita yang viral karena dilaporkan kerap tak membayar makanan hingga ojol diamankan Satpol PP dan dinsos. Wanita itu diduga memiliki gangguan kejiwaan. (Video viral/Istimewa)

Tes kejiwaan akan dilakukan kepada NSS untuk memastikan dugaan indikasi gangguan kejiwaan yang dialaminya. NSS dikenal karena beberapa video terkait dirinya viral di medsos. Dia disebut-sebut pernah tidak membayar setelah makan hingga tak bayar ojek online (ojol) dan taksi.

“Untuk memastikan psikologinya, kejiwaaanya seperti apa, jadi dibawa ke RSKD Duren Sawit. Mau dicek lagi, apakah benar ODGJ atau nggak,” katanya.

Namun, belum diketahui proses dan waktu tes kejiwaan yang dilakukan NSS karena ditangani pihak RSKD Duren Sawit. Dia mengatakan Satpol PP hanya merespons laporan dari publik.

“Jadi Satpol PP membantu, setelah ditelusuri, diduga ODGJ sehingga dibawa ke RS untuk dipastikan seperti apa,” katanya.

Kerap Pindah Lokasi

Wanita yang diamankan tersebut sempat diburu Suku Dinas Sosial Jakarta Barat (Sudinsos Jakbar). Wanita itu dikenal kerap berpindah lokasi.

“Infonya, warga tersebut memang berpindah-pindah dalam beraksi juga, jadi belum bertemu. Terkait atensi terkini, kami akan lakukan penebalan kembali di titik pantau kami,” kata Kepala Sudinsos Jakbar, Fajar Laksono, dilansir Antara, Selasa (24/2).

Dia mengaku telah menerima sejumlah laporan pada Rabu (21/1). Dia memerintahkan petugas Sudinsos Jakbar melacak keberadaan wanita yang diduga sebagai pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) itu.

Pelacakan dilakukan oleh Satuan Tugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S) di Cengkareng dan Kalideres. Tim gabungan akan membawa wanita tersebut ke panti sosial jika telah ditemukan.

Penjaga Warung Resah

Salah satu peristiwa NSS yang makan tanpa membayar terjadi di Srengseng, Jakarta Barat (Jakbar). Penjaga warung bernama Zahra (22) menilai aksi NSS meresahkan dan membuat pihak lain merugi.

Warung lokasi wanita viral tak mau bayar pesanan di Jakbar (Rumondang/detikcom)Warung lokasi wanita viral tak mau bayar pesanan di Jakbar (Rumondang/detikcom)

“Maunya ditangkap aja, meresahkan pedagang soalnya. Dia enak banget main asal minta. Dia enggak tahu kan warung lagi sepi,” kata Zahra kepada detikcom saat ditemui, Selasa (24/2).

Zahra mengaku memang tak melaporkan peristiwa itu ke polisi. Sebab, kata dia, pemilik warung memilih untuk mengikhlaskan kerugian yang ditimbulkan.

“Sebenarnya mau dibawa ke polisi, tapi takut nanti malah ribet dan keluar biaya lagi. Bos saya juga bilang, ‘enggak apa-apa biarin aja, anggap aja amal’,” ungkapnya.

Meski nominal kerugiannya tak seberapa, Zahra menilai tindakan pelaku merugikan pedagang dan pekerja jasa lainnya.

(jbr/mei)

  • Related Posts

    16 Pemuda di Surabaya Ditangkap Saat Mau Perang Sarung Bawa Senjata Tajam

    Jakarta – Polisi menggagalkan aksi perang sarung yang berpotensi memicu tawuran di Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 16 pemuda diamankan karena ketahuan hendak perang sarung, sebagian di antaranya membawa senjata tajam…

    Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Besi dan Kabel Jalan Tol di Jakut

    Jakarta – Polsek Pademangan menangkap enam anggota komplotan spesialis pencurian besi dan kabel jalan tol di sekitar Pospol Bintang Mas, Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Penangkapan sempat diwarnai aksi kejar-kejaran…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *