Prabowo Bertemu dengan Presiden MBZ di Abu Dabhi

PRESIDEN Prabowo Subianto melawat ke Uni Emirat Arab pada tengah pekan ini. Di Abu Dhabi, ibu kota UEA, Prabowo menemui Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ dalam forum bilateral.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pertemuan kedua pemimpin berlangsung di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi pada Kamis, 26 Februari 2026. “Setibanya di Qasr Al Bahr, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden MBZ,” demikian tertulis dalam keterangan Sekretariat Presiden, Jumat, 27 Februari 2026.

Menurut keterangan Sekretariat Presiden, pertemuan bilateral itu dihadiri seluruh pimpinan emirat UEA. Negara teluk ini memiliki tujuh emirat yang masing-masing dipimpin seorang emir.

Ketujuh emir turut hadir dalam pertemuan dengan Prabowo, termasuk MBZ, Emir Abu Dhabi yang sekaligus menjabat sebagai Presiden UEA, dan Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Emir Dubai yang menjabat Perdana Menteri UEA. Selain keduanya, hadir pula Emir Sharjah, Emir Ajman, Emir Umm Al Quwain, Emir Ras Al Khaimah, dan Emir Fujairah.

Dalam pertemuan di bulan Ramadan ini, forum bilateral dimulai dengan obrolan terbuka sambil menunggu waktu berbuka puasa dan salat magrib. Dialog kemudian berlanjut dalam pertemuan yang diperluas atau expanded meeting.

“Untuk membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan kerja sama energi, investasi, hingga kemitraan ekonomi masa depan,” demikian keterangan Sekretariat Presiden.

Sebagai penutup, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ menggelar pertemuan empat mata. Momen itu juga menandai niat kedua negara memperkuat hubungan diplomatik yang telah terjalin selama genap 50 tahun sejak 1976.

Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat dalam pertemuan bilateral kali ini. Mereka yang hadir di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk UEA Judha Nugraha, serta Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Sigit P. Santosa.

Sementara itu, Presiden MBZ didampingi oleh Wakil Ketua Mahkamah Kepresidenan Hamdan bin Mohamed Al Nahyan, Penasihat Mahkamah Kepresidenan Mohamed bin Hamad Al Nahyan, Penasihat Urusan Strategis Ahmed Al Mazrouei, Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei, serta Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri.

  • Related Posts

    PDIP: SE Larang Kader Manfaatkan MBG untuk Jawab BGN soal Parpol Punya SPPG

    Jakarta – Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan mengeluarkan surat edaran, isinya menginstruksikan seluruh kader tidak memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Politikus PDIP Guntur Romli menjelaskan soal tujuan SE…

    Misteri 4 Nopol Palsu di Mobil Ugal-ugalan di Gunung Sahari

    Jakarta – Polisi menetapkan pria inisial HM (24), pengemudi mobil Toyota Calya hitam yang ugal-ugalan melawan arah hingga menabrak sejumlah kendaraan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, menjadi tersangka. Polisi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *