Jakarta –
Polda Metro Jaya menghentikan aksi balap lari liar di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan. Polisi turut menyita senjata tajam jenis celurit dari sejumlah remaja yang melakukan aksi balap lari liar tersebut.
Penghentian aksi balap lari liar ini dilakukan oleh Direktorat Samapta Polda Metro Jaya saat melaksanakan Patroli Perintis Presisi, Jumat (27/2) dini hari pukul 00.30 WIB. Patroli rutin ini dilakukan untuk menindak setiap aktivitas yang dianggap dapat mengganggu situasi Kamtibmas.
“Dalam patroli tersebut, tim melakukan penindakan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum di Jalan Nangka Ciputat, Tangerang Selatan,” ujar Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahyu menerangkan kegiatan diawali apel di Lapangan Direktorat Samapta, dilanjutkan show of force dan strong point di sejumlah titik guna memperkuat kehadiran polisi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas. Patroli ini juga melibatkan unsur Unit K-9, serta personel Polwan.
Dia menjelaskan, saat patroli pada pukul 02.07 WIB, tim mendapati sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan aksi balap lari liar dan sempat menutup akses jalan di Jalan Nangka, Ciputat. Melihat hal tersebut, petugas langsung melakukan pemeriksaan.
“Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan mengamankan 13 remaja untuk dibawa ke Polsek Ciputat Timur guna pemeriksaan serta pendalaman lebih lanjut,” tutur Wahyu.
Dia menyebut, dari kegiatan tersebut, petugas mengamankan sebilah senjata tajam jenis celurit, sejumlah telepon genggam. Tim patroli juga turut mengamankan beberapa kendaraan roda dua yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.
“Patroli Perintis Presisi kami lakukan untuk mencegah gangguan kamtibmas, termasuk balap liar dan potensi tawuran. Setiap temuan di lapangan kami tindak sesuai prosedur,” ujar Wahyu.
“Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center 110,” imbuhnya.
(dek/dek)





