Zulhas Minta Fraksi PAN Satu Suara Ikuti DPP

KETUA Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyampaikan sejumlah instruksi kepada Fraksi PAN di DPR. Salah satu arahan utama adalah agar seluruh legislator PAN menyampaikan sikap dan pendapat yang sejalan dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai.

Pria yang karib disapa Zulhas itu menegaskan PAN merupakan satu kesatuan organisasi, sehingga kebijakan, pengambilan keputusan, hingga pernyataan politik harus mencerminkan sikap bersama. Ia mengingatkan agar tidak muncul perbedaan pendapat terbuka di internal partai.

“Karena kita satu kesatuan, jangan sampai nanti masing-masing berbeda satu dengan yang lain,” ujar Zulhas usai menghadiri buka puasa bersama Fraksi PAN di Kompleks DPR, MPR, dan DPD, Kamis, 26 Februari 2026.

Selain soal soliditas politik, Zulkifli juga menginstruksikan Fraksi PAN untuk memberi perhatian khusus pada kondisi masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri. Ia meminta para legislator aktif berbagi dan memastikan tidak ada warga yang kekurangan pangan.

“Jangan sampai ada yang kekurangan, jangan sampai ada masyarakat yang tidak bahagia,” kata Zulkifli yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Arahan tersebut disampaikan di tengah dinamika internal PAN terkait wacana Pemilu 2029. Dua politikus PAN yang ditemui Tempo pada awal Februari lalu menyebut Zulkifli sempat merasa tidak nyaman setelah namanya disebut sebagai calon pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.

Menurut sumber tersebut, PAN dan Zulkifli ditegur oleh kalangan Istana karena dianggap berbicara terlalu dini soal pencalonan. Namun, keduanya enggan menyebutkan pihak yang memberikan teguran itu.

Zulkifli sendiri menegaskan, instruksi agar seluruh kebijakan dan pernyataan internal didasarkan pada keputusan bersama bertujuan menjaga konsistensi sikap partai. “Kalau berbeda, repot nanti,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno secara terbuka mengusulkan Zulkifli Hasan sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo pada Pemilu 2029.

Eddy menilai, mengusung ketua umum sebagai kandidat akan menghidupkan mesin partai dan mendongkrak elektoral PAN. “Kalau ditanya hari ini, saya dukung Bang Zulhas,” kata Eddy pada 5 Februari 2026.

Pilihan Editor:  Tiket Cawapres Masih Jadi Rebutan

  • Related Posts

    KPK Wanti-wanti Pejabat Tak Minta THR: Potensi Korupsi-Langgar Etika

    Jakarta – KPK mewanti-wanti para pejabat tidak meminta-meminta tunjangan hari raya (THR) dengan memanfaatkan momen bulan Ramadan. KPK menegaskan tindakan itu bertentangan dengan kode etik sebagai aparatur sipil negara (ASN),…

    CT Bakal Kerja Sama dengan Muhammdiyah Kelola Tanah Wakaf Jadi Pertanian

    Jakarta – Muhammadiyah akan menjalin kerja sama dengan Founder and Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) untuk memanfaatkan tanah wakaf. Upaya itu akan dilakukan CT untuk membantu meningkatkan perekonomian di…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *