Jakarta –
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas), Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) hingga mahasiswa. Kapolri mengajak seluruh elemen bersinergi untuk membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi yang membawa kemaslahatan buat kita semua. Khususnya dalam sama-sama kita bersatu untuk menjaga Indonesia tercinta, Ibu Pertiwi yang kita cintai demi mewujudkan visi dari bapak Presiden yaitu visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Jenderal Sigit di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/).
Dalam kegiatan tersebut, Jenderal Sigit turun mengenang perjuangan pemuda dalam memerdekakan bangsa. Para pemuda, kata Jenderal Sigit, memiliki andil besar dalam kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tentunya kita tidak pernah lepas dan lekang dari sejarah bagaimana peran dari para pemuda mulai dari awal sebelum kita merdeka, pemuda pemudi selalu menjadi mesin utama penggerak untuk kita terus berjuang dalam menjalankan perjalanan dan sejarah bangsa ini tidak lepas dari peran para pemuda,” jelasnya.
Jenderal Sigit mengenang momen pemuda berkumpul mencetuskan satu rumusan proklamasi Indonesia. Sejak saat itu, para pemuda selalu menjadi motor atau penggerak dalam kemajuan bangsa Indonesia.
“Semuanya bersatu dan saat itu kita bersama-sama memberikan satu identitas kebangsaan yang baru yaitu bangsa Indonesia,” kata Jenderal Sigit.
“Semenjak itu pergerakan pemuda terus berjalan memotori perjalanan sejarah sebagai penggerak utama untuk mempercepat lahirnya keputusan besar saat itu, memelopori kebangkitan nasional dan mendorong terlaksananya proklamasi kemerdekaan di tahun 1945,” imbuhnya.
Jenderal Sigit mengatakan pemuda akan terus mengambil peran penting dalam memajukan bangsa. Jenderal Sigit juga berpesan agar pemuda terus menyuarakan suara kritis dalam mengawal proses demokrasi.
“Peran pemuda sampai saat ini terus ada. Rekan-rekan tentunya terus mengembangkan diri baik dalam bidang pendidikan dalam mempersiapkan literasi dalam menyebarkan gagasan persatuan dan kesatuan dan tentunya tetap terus menyuarakan suara kritis untuk mengawal proses demokrasi,” jelasnya.
Kegiatan buka bersama ini diawali pembacaan Al-Quran oleh Qari cilik Muhammad Zian Fahrezi dan Tilawah oleh Risa Rosalia Dewi. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada perwakilan anak yatim yang hadir.
(wnv/dhn)





