Apakah Nilai TKA Dipakai untuk Daftar Sekolah? Cek Infonya!

Jakarta

Murid SD dan SMP akan melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada bulan April 2026. Sebagai informasi, nilai TKA bisa digunakan untuk mendaftar sekolah.

Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0301/C/HK.04.01/2026 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, hasil TKA digunakan untuk seleksi penerimaan murid baru jenjang SMP dan SMA jalur prestasi akademik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal TKA SD dan SMP 2026

Ada pembaruan jadwal TKA SD dan SMP 2026. Pastikan mengikuti jadwal terbaru pada setiap tahapan pelaksanaan TKA agar tidak terlewat.

Mengutip dari akun Instagram BSKAP Kemendikdasmen (@litbangdikbud), ini jadwal baru pelaksanaan TKA SD dan SMP 2026.

  • Pendaftaran: 19 Januari-28 Februari 2026
  • Simulasi:
    – SMP: 23 Februari-1 Maret 2026
    – SD: 2-8 Maret
  • Gladi Bersih: 9-17 Maret 2026
  • Pelaksanaan Utama:
    – SMP: 6-16 April 2026
    – SD: 20-30 April 2026
  • Pelaksanaan Susulan: 11-19 Mei 2026
  • Pengolahan Hasil: 20-24 Mei 2026
  • Pengumuman Hasil: 26 Mei 2026

Jenis Soal TKA SD dan SMP 2026

Berdasarkan informasi resmi dari Pusat Asesmen Pendidikan (@pusmendik), murid jenjang SD dan SMP akan mengerjakan dua mata uji utama TKA, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Soal terbagi menjadi dua struktur, yaitu:

  • Soal Tunggal: Soal yang berdiri sendiri (tidak terikat soal lain)
  • Soal Grup: Sekumpulan soal yang mengacu pada satu stimulus yang sama (misalnya, satu teks atau satu grafik)

TKA jenjang SD dan SMP menggunakan tiga bentuk soal yang wajib dikuasai. Berikut rinciannya.

  • Pilihan Ganda Sederhana
    Hanya ada satu pilihan jawaban yang benar. Peserta cukup memilih satu jawaban saja.
  • Pilihan Ganda Kompleks/Model Multiple Choice
    Ada kemungkinan lebih dari satu pilihan jawaban benar. Peserta harus memilih semua pilihan yang menurut mereka tepat.
  • Pilihan Ganda Kompleks Model Kategori
    Ada beberapa pernyataan yang perlu direspons satu per satu. Peserta diminta merespons setiap poin, misalnya dengan pilihan “Benar/Salah” atau “Sesuai/Tidak Sesuai”.

(kny/imk)

  • Related Posts

    Kapolri Jamin Ruang Kritik Tetap Terbuka: Demokrasi Harus Terus Berjalan

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri akan terus menjamin kebebasan berpendapat dan ruang kritik bagi masyarakat. Kapolri menjamin kebebasan ruang demokrasi di Indonesia. Hal ini disampaikan Kapolri…

    Zulhas Minta Fraksi PAN Satu Suara Ikuti DPP

    KETUA Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyampaikan sejumlah instruksi kepada Fraksi PAN di DPR. Salah satu arahan utama adalah agar seluruh legislator PAN menyampaikan sikap dan pendapat yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *