Polisi Tangkap 7 Remaja gegara Tawuran di Serang, Sita Parang hingga Celurit

Jakarta

Polsek Cikande mengamankan tujuh remaja yang hendak tawuran di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten. Para remaja tersebut diduga hendak tawuran sambil membawa parang, celurit, dan pisau dari penggaris.

Tujuh remaja tersebut diamankan saat Polsek Cikande menggelar patroli Blue Light pada Minggu (22/2) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, petugas sedang berpatroli di Kampung Ocit, Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, tepatnya di kawasan Terowongan Tambak.

“Dalam patroli tersebut, petugas mendapati sekelompok remaja yang berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui mereka hendak melakukan tawuran yang sebelumnya dipicu oleh tantangan melalui media sosial WhatsApp,” kata Kapolsek Cikande AKP Tatang, Minggu (22/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari tangan para remaja tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah celurit, satu parang, satu pisau penggaris, serta tiga unit sepeda motor yang digunakan untuk menuju lokasi.

“Barang bukti yang kami amankan menunjukkan bahwa mereka sudah mempersiapkan diri untuk melakukan aksi kekerasan. Ini tentu tidak bisa kami biarkan,” kata Tatang.

Menurut Tatang, anggotanya di lapangan berhasil mencegah terjadinya bentrokan yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

“Patroli Blue Light ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah niat dan kesempatan terjadinya tindak kriminal,” ujar Kapolsek.

Menurutnya, fenomena tawuran yang dipicu melalui media sosial menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. Ia menyebut pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di dunia maya juga menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua dan lingkungan.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari. Pastikan mereka sudah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB,” katanya.

(aik/whn)

  • Related Posts

    Duduk Perkara DS Alumni LPDP Dikecam Gegara 'Cukup Aku Aja yang WNI'

    Jakarta – Alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) inisial DS membuat pernyataan kontroversial hingga membuatnya dikecam. DS membuat pernyataannya “cukup saya WNI, anak jangan” sampai menghebohkan jagat maya.…

    Kafe di Kemang Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Polisi Atur Lalin

    Jakarta – Film Korea Selatan (Korsel) yang dibintangi oleh aktor Ma Dong-seok (Don Lee) bersama Lisa ‘BLACKPINK’ melakukan syuting di sejumlah wilayah Indonesia. Salah satunya syuting berlangsung di sebuah kafe…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *