Menteri Agama Jelaskan Penggunaan Pesawat Pribadi ke KPK

MENTERI Agama Nasaruddin Umar mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, 23 Februari 2026. Kedatangan Nasaruddin untuk menjelaskan sehubungan penggunaan pesawat jet pribadi saat kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan pada 15 Februari 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk peresmian Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Kehadiran Menteri Agama ke komisi anti-rasuah itu disebut sebagai bentuk transparansi dan komitmen pencegahan gratifikasi. “Kami datang lagi untuk menjelaskan kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan, menggunakan pesawat khusus. Saya datang ke sini untuk menyampaikan hal itu,” ujar Nasaruddin di KPK, Jakarta.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menteri Agama menyampaikan dirinya bukan kali pertama berkoordinasi dengan lembaga antirasuah tersebut. Ia mengaku sebelumnya pernah menyerahkan pemberian yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji serta beberapa kali berkonsultasi ke KPK.

Ia bersyukur pertemuan berjalan lancar dan mengapresiasi KPK yang memberikan ruang klarifikasi. Nasaruddin menyatakan ingin menjadikan langkah pelaporan ini sebagai contoh bagi jajaran Kementerian Agama dan para penyelenggara negara.

“Mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran bagi teman-teman lain. Mari mencoba untuk mendukung seluruh gagasan yang telah kita sosialisasikan, terutama dari KPK. Mari menjadi penyelenggara yang baik,” ujarnya. Ia juga mengimbau agar setiap potensi penerimaan yang bersifat syubhat atau meragukan segera dilaporkan. “Laporkan apa adanya. Jangan khawatir. Mudah-mudahan hal ini adalah contoh yang baik untuk siapa pun yang sebagai penyelenggara negara,” kata dia.

 Adapun juru bicara KPK Budi Prasetyo mengapresiasi langkah pelaporan dugaan gratifikasi sejak awal sebagai teladan positif bagi penyelenggara negara. Menurut Budi, pelaporan dini menjadi bagian dari mitigasi dan pencegahan konflik kepentingan yang mungkin muncul di kemudian hari. “Kami lakukan pencegahan-pencegahan khususnya yang berhubungan dengan konflik kepentingan yang barangkali ke depan akan muncul,” ujarnya.

  • Related Posts

    Safari Ramadan Hari Ketiga, Saan Mustopa Akhiri Agenda dengan Doa Bersama

    Jakarta – Rangkaian Safari Ramadan partai Nasdem hari ketiga ditutup dengan suasana khidmat di Pondok Pesantren Daarussalaam, Sempon, Kadirejo, Pabelan, Kabupaten Semarang. Kunjungan ini dilakukan setelah agenda konsolidasi dan buka…

    HNW Berharap OKI Solid Dukung Kedaulatan Palestina

    Jakarta – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia (MPR RI) Hidayat Nur Wahid (HNW) mendukung Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan negara-negara anggotanya yang secara terbuka menolak dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *