Kolaborasi dan Terobosan di Tahun Perdana Luthfi-Yasin

INFO NASIONAL – Pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maemoen memimpin Jawa Tengah dengan melakukan beragam terobosan melalui program yang berpihak kepada rakyat. Terobosan itu di antaranya melakukan pemeriksaan kesehatan gratis melalui program dokter spesialis keliling (Speling), pendidikan gratis melalui sekolah kemitraan, beasiswa santri, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) rumah rakyat, dan lainnya.

Sebagai gubernur dan wakil gubernur periode 2025-2030, pasangan ini menggandeng berbagai stake holder untuk memuluskan beragam program mulai dari bupati/walikota, puluhan perguruan tinggi, pengusaha, investor, provinsi tetangga, negara sahabat, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, dan lainnya.  Langkah ini disebut Luthfi sebagai collaborative government (pemerintahan kolaboratif).

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Kita gandeng beberapa kampus dan seluruh potensi masyarakat,” kata dia. Collaborative government ini, lanjut dia, cara bersama untuk membangun Jawa Tengah,” ucap Gubernur Luthfi.                                                                                                                                                                  Menurut dia, prinsip pemerintahan kolaboratif memang perlu dijalankan. Sebab, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota tidak bisa berjalan sendiri. Butuh keterlibatan aktif dari semua elemen dalam memajukan dan mengembangkan wilayah.

Nilai gotong royong, kebersamaan, kolaborasi, dan kerja sama tim menjadi nafas yang dimiliki oleh Jawa Tengah. Hal itu diimplementasikan dalam setiap sektor yang telah menorehkan beragam prestasi dan kemajuan di wilayahnya dalam hal pembangunan infrastruktur, investasi, pendidikan, kesehatan, hingga menekan angka kemiskinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan IV tahun 2025 mencapai 5,37 persen (y-on-y). Capaian itu memosisikan provinsi ini di atas rata-rata pertumbuhan nasional yang berada di angka 5,11 persen. Capaian ini menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Jawa.

Sementara, nilai realisasi investasi Jawa Tengah pada tahun 2025 mencapai Rp 88,50 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 50,86 triliun, serta Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 37,64 triliun.  Angka ini menjadi capaian tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Dari nilai investasi itu, terdapat 105.078 proyek yang terealisasi, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 418.138 orang.

Pertumbuhan ini terbukti berimplikasi positif terhadap kesejahteraan masyarakat dengan turunnya angka kemiskinan secara signifikan. “Penurunan angka kemiskinan harus kita masifkan lagi. Anggaran harus mengarah kepada penurunan kemiskinan secara bersama-sama, termasuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi kelompok disabilitas, agar kualitas hidup mereka meningkat,” kata dia.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun menyadari masih ada pekerjaan rumah pada sektor Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini berada di angka 74,77.

Berbagai upaya kolaboratif dilakukan Luthfi-Yasin dalam menggenjot investasi dan menumbuhkan ekonomi di wilayahnya menuai banyak apresiasi. Salah satunya dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan. Dia mengapresiasi upaya kolaborasi dan kerja sama yang dilakukan oleh Gubernur Jateng dalam membangun daerahnya, khususnya dalam upaya menumbuhkan perekonomian dan meningkatkan investasi.

Menurutnya, berkat upaya-upaya itu, Jawa Tengah menjadi magnet bagi para investor, bahkan banyak investor yang senang untuk berinvestasi di provinsi ini. Momentum pertumbuhan yang berada di atas nasional ini kata dia harus terus dijaga dan diarahkan untuk program-program yang menyentuh masyarakat bawah. (*)

  • Related Posts

    Usai Safari Ramadan, Saan Mustopa Genjot Konsolidasi Dapil Jabar 8

    Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menutup rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan konsolidasi politik di Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Jawa Barat yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon,…

    Muzani soal Paloh Masih Pikir Dukung Prabowo 2 Periode: Memang Belum Waktunya

    Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, merespons soal Ketua Umum NasDem Surya Paloh yang masih pikir-pikir untuk memberikan dukungan dua periode untuk Presiden Prabowo Subianto. Muzani menyebut…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *