Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap akan segera memulai pemasangan ornamen Betawi di sejumlah lokasi strategis di wilayah Jakarta. Lokasi itu di antaranya di Blok M, Pasar Baru, Pecinan Glodok hingga sejumlah billboard iklan.
“Segera dimulai, karena kemarin kan anggarannya baru anggaran tahun ini, tahun 2026. Jadi nanti bahkan beberapa billboard iklan, batas-batas kecamatan, kemudian juga tempat-tempat utama misalnya di Blok M, kemudian di Pasar Baru, Pecinan Glodok, dan sebagainya, nanti ornamen Betawinya akan tampak,” kata Pramono Anung di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono juga menginginkan kesatuan seluruh unsur majelis kaum Betawi dalam Lembaga Adat Betawi. Dia menargetkan hal itu selesai tahun ini.
“Bismillah akan selesai dalam waktu secepatnya,” ujarnya.
Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi sekaligus eks Gubernur Jakarta, Fauzi Bowo (Bang Foke) menyambut hangat rencana pemasangan ornamen Betawi oleh Pramono. Foke mengatakan rencana itu merupakan peluang emas yang diberikan Pramono untuk kaum Betawi.
“Saya boleh nambah Pak Gub sedikit. Tadi yang ditanyakan mengenai ornamen, itu secara umum ajalah. Ini adalah peluang emas yang diberikan oleh Pak Gubernur kepada kaum Betawi. Jadi kalau kaum Betawi tidak bisa memanfaatkan ini, yang salah bukan dia (Pramono), yang salah bukan pemerintah provinsi, yang salah adalah orang Betawi,” kata Foke.
“Oleh karena itu saya menghimbau tadi, sebelum kita melangkah lebih lanjut, pertama; bersatu dan bersatu. Habis itu baru kita susun strategi ke depan merespons apa yang diharapkan Pak Gubernur. InsyaAllah kabul,” imbuhnya.
(mib/isa)





