Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaf menyatakan skema pemberangkatan umrah ke tanah suci melalui asrama haji tidak wajib diikuti oleh semua jamaah. Menurut dia, kebijakan yang disebut dengan layanan One Stop Service ini bersifat opsional.
“Perlu kami sampaikan bahwa One Stop Service ini adalah sebuah opsi, bukan hal yang wajib,” kata Maria sebagaimana dikutip melalui laman Kementerian Haji dan Umrah pada Minggu, 15 Februari 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ia menjelaskan, One Stop Service semula dirancang untuk memberikan pelayanan yang terpadu kepada jemaah. Pemerintah bekerja sama dengan Garuda Indonesia, perusahaan maskapai milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk menyediakan layanan ini.
Dengan skema tersebut, kata Maria, semua proses keberangkatan jemaah umrah akan dilakukan sejak dari asrama, seperti pemeriksaan paspor, check-in penerbangan, hingga layanan pengantaran dari asrama haji menuju bandara.
Maria mengatakan skema ini dirancang untuk meminimalisir kepadatan dan waktu tunggu jemaah di bandara. “Namun kami menggarisbawahi bahwa layanan ini bersifat opsional,” kata dia.
Sebelumnya, pernyataan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak ihwal umrah harus berangkat dari asrama haji saat rapat bersama Badan Legislasi DPR mendapat sorotan. Dalam kesempatan itu, Dahnil mengatakan pemerintah tengah menyiapkan aturan baru agar jemaaah berangkat melalui asrama haji sebelum terbang ke tanah suci.
Politikus Partai Gerindra itu menyebut kebijakan tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden, kata dia, ingin memperkuat ekosistem ekonomi haji dan maskapai penerbangan nasional.
“Bagaimana caranya? Akhirnya kami sekarang sedang merancang supaya jemaah umrah itu, itu nanti berangkat dari asrama haji,” ujar Dahnil dalam rapat kerja bersama Badan Legislasi DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
“Dan Garuda (Indonesia) akan menyediakan semua sarana keberangkatan misalnya jemaah umrah nanti check-in-nya semuanya prosesnya sudah selesai di asrama haji,” kata Dahnil kemudian.





