Sertifikat TOEFL Pelamar Sekolah Garuda Bisa Disusulkan

WAKIL Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyatakan calon guru dan kepala sekolah yang ingin mendaftar di sekolah garuda tetap dapat mengikuti seleksi meski belum memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS. Dokumen kemampuan bahasa Inggris tersebut dapat disusulkan setelah pendaftaran.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Kalau anda sangat ingin mendaftar dan yakin bahwa anda berprestasi dan belum mempunyai IELTS maupun TOEFL, bisa disusulkan. Ambil tesnya sekarang, tetapi kami mengerti bahwa hasilnya belum keluar sekarang, nanti bisa disusulkan,” kata Stella dikutip dari Instagram pribadinya, Sabtu, 14 Februari 2026.

Stella juga menyampaikan, sertifikat IELTS atau TOEFL yang masa berlakunya telah kedaluwarsa juga masih dapat diterima sebagai indikator kemampuan bahasa Inggris pelamar. Pemerintah, kata dia, hanya ingin memastikan para guru memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai. “Kami hanya ingin mengetahui kemampuan anda di dalam bahasa Inggris, karena guru-guru perlu bisa berbahasa Inggris,” ujarnya.

Sekolah garuda dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026–2027. Saat ini pemerintah membuka seleksi untuk 96 guru serta 20 posisi wakil kepala sekolah dan kepala sekolah. Pendaftaran akan ditutup pada 15 Februari 2026.

Stella mengajak guru-guru berprestasi dari seluruh Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia menegaskan Sekolah Garuda diperuntukkan khusus bagi pendidik berprestasi yang siap berkontribusi dalam program prioritas pemerintah.

Selain fleksibilitas dalam persyaratan bahasa Inggris, pemerintah juga menawarkan fasilitas hunian bagi pendidik yang lolos seleksi. Guru akan mendapatkan rumah tapak seluas 60 meter persegi, sedangkan kepala sekolah memperoleh rumah tapak seluas 120 meter persegi.

“Setiap guru akan mendapatkan rumah tapak, bukan di asrama, rumah tapak 60 meter persegi. Selain itu guru juga akan mendapatkan gaji yang sangat memadai sesuai dengan tanggung jawabnya, setara dengan sekolah-sekolah unggulan di seluruh Indonesia,” kata Stella. Gaji dan tunjangan disebut kompetitif dan disesuaikan dengan tanggung jawab masing-masing jabatan.

Berkenaan dengan Pendidikan Profesi Guru (PPG), Stella menyebut perbedaan rumpun ilmu masih dapat diakomodasi selama latar belakang keilmuan relevan dengan posisi yang dilamar. Pemerintah berharap fleksibilitas persyaratan dan fasilitas yang ditawarkan dapat menarik talenta pendidik terbaik untuk membangun ekosistem pendidikan unggulan melalui Sekolah Garuda.

  • Related Posts

    Siap-Siap! Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Dibuka 22 Februari

    Jakarta – Program Mudik Gratis Tahun 2026/1447 Hijriah yang digelar Pemprov DKI Jakarta segera dibuka. Pendaftaran dijadwalkan mulai 22 Februari 2026 secara daring untuk memfasilitasi warga yang ingin pulang kampung…

    Orasi di Wisuda UI, Purbaya ingatkan Perjuangan Orang Tua

    MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan perjuangan dan kerja keras para orang tua kepada wisudawan dan wisudawati Universitas Indonesia (UI). Hal tersebut disampaikan Purbaya saat orasi ilmiah di Wisuda UI…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *