Purbaya Bakal Beri Dana Rp 100 Miliar ke UI

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan akan membantu Universitas Indonesia (UI) sebesar Rp 100 miliar melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Hal itu disampaikan saat Purbaya mengisi orasi ilmiah di Wisuda Universitas Indonesia Program Sarjana dan Vokasi Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 di Balairung, Kampus UI Depok, Sabtu, 14 Februari 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Purbaya mengaku hubungannya dengan UI cukup dalam, terutama saat menjabat Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia mengalokasikan anggaran untuk membantu program di Fakultas Teknik (FT) yang bekerjasama dengan FT di Berkeley University.

“Jadi kita kirim setiap tahun tiga orang (Mahasiswa) UI ke Berkeley, dan mereka dapat apresiasi yang tinggi di Berkeley, ini sudah gelombang ke dua atau ketiga ke Berkeley, tapi kan saya sudah tidak di LPS lagi,” kata Purbaya.

Saat pindah dari LPS dan menjadi Menteri Keuangan, Purbaya mengira uangnya sedikit, tetapi malah sebaliknya. “Ternyata uang saya lebih banyak lagi, saya boleh dibilang menguasai LPDP yang sekarang punya Rp 150 triliun dana abadi, untuk dipakai, untuk program pendidikan,” kata dia.

Purbaya mengetahui peringkat UI di antara universitas dunia sudah di bawah 200, yang artinya peringkatnya makin tinggi. Namun, Presiden Prabowo Subianto meminta untuk menaikkan posisinya di bawah 100, sehingga ia memiliki alasan untuk kembali membantu kampus yang kini dipimpin Heri Hermansyah.

Purbaya mengatakan, tahun ini pihaknya merencanakan membantu UI sebesar Rp 100 miliar. “Jadi nanti BEM jangan protes lagi,” ujarnya sambil tertawa.

Purbaya kemudian menanyakan para lulusan UI ingin menjadi apa bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, ia menilai menjadi mahasiswa itu mudah. Selain belajar, kata dia, ketika ada ketimpangan tinggal turun ke jalan, ribut, protes dan selesai.

“Sekarang anda tidak bisa melakukan itu lagi, karena sebentar lagi adalah pelaku yang menentukan arah ekonomi ke depan, arah bangsa ke depan dan nanti anda yang akan diprotes oleh BEM-BEM di bawah anda. Jadi kalau anda cerdas, ajari mereka, ke depan jangan banyak protes, belajar aja, supaya anda tidak diprotes,” kata Purbaya. 

Pada momen tersebut, Purbaya pun sempat berkelakar bahwa mulanya ia takut untuk datang mengisi orasi ilmiah di UI. Sebab, saat hari pertama menjadi menteri keuangan, ia didemo BEM UI untuk mundur di depan Gedung DPR.

“Yang mereka enggak tahu, saya juga pernah dosen di UI, jadi kalau anda ngajak debat saya, anda pasti kalah, saya dosen S3 Ekonomi Bisnis, anda kan masih mahasiswa pada waktu kemarin,” kata Purbaya berseloroh.

Merespon bantuan tersebut, Rektor UI Heri Hermansyah mengungkapkan, pada 2022, ia menjadi Dekan FT UI dan bekerja sama dengan LPS yang diketuai Purbaya. “Itu dengan Fakultas Teknik saja. Nah sekarang ini adalah dengan level universitas dan multi fakultas untuk berbagai aktivitas, internasionalisasi, dan juga kerjasama internasional melibatkan seluruh fakultas untuk dalam rangka mengejar, meningkatkan ranking dunia,” kata dia.

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Asas jurnalisme kami bukan jurnalisme yang memihak satu golongan. Kami percaya kebajikan, juga ketidakbajikan, tidak menjadi monopoli satu pihak. Kami percaya tugas pers bukan menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan…

    Prabowo: MBG Mendorong Konsumsi Rumah Tangga & Pertumbuhan di Desa

    Jakarta – Pemerintah terus berupaya memperkuat strategi pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Hal itu untuk memastikan pertumbuhan ekonomi nasional dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Berbagai kebijakan prioritas…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *