Orasi di Wisuda UI, Purbaya ingatkan Perjuangan Orang Tua

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan perjuangan dan kerja keras para orang tua kepada wisudawan dan wisudawati Universitas Indonesia (UI).

Hal tersebut disampaikan Purbaya saat orasi ilmiah di Wisuda UI Program Sarjana dan Vokasi Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 di Balairung, Kampus UI Depok, Sabtu, 14 Februari 2026. “Bagaimana rasanya wisuda hari ini, mantap gitu ya,” kata Purbaya sambil tertawa. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Purbaya meyakini para mahasiswa UI yang lulus hari ini telah bekerja keras selama bertahun-tahun. Namun, di balik semua itu, ada perjuangan orang tua.

“Mereka mencari nafkah tanpa lelah, beberapa harus banting tulang mati-matian, dari kepala jadi kaki, dari kaki jadi kepala untuk membiayai sekolah anda. Yang jelas karena doa dan kerja keras mereka lah, anda ada di posisi sekarang, lulus dari Universitas Indonesia,” kata Purbaya.

Ia kemudian meminta para wisudawan untuk berdiri dan memberi tanda hormat untuk orang tua mereka. “Saya minta para wisudawan dan wisudawati berdiri dan memberi hormat kepada orang tua teman-teman semua,” ujarnya seraya disambut tepuk tangan para undangan.

Menurut Purbaya, selain perjuangan wisudawan dan wisudawati, ada orang tua yang konsisten mendidik tanpa pamrih, tentu ada juga dosen yang membentuk disiplin dan karakter. “Jadi, hari ini juga saya berdiri di sini dalam dua posisi, saya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia dan sebagai seorang ayah yang anaknya ikut diwisuda di ruangan hari ini,” kata dia.

Diketahui, pada awal tahun ini, UI mencetak 4.428 lulusan yang terdiri atas 2.057 lulusan dari Program Sarjana dan Program Pendidikan Vokasi, serta 2.371 lulusan dari Program Profesi, Spesialis, Magister, dan Doktor. Dari jumlah tersebut, 1.459 lulusan meraih predikat Cumlaude, sementara 256 lulusan memperoleh predikat Summa Cumlaude.

  • Related Posts

    5 Poin Kesimpulan Rapat Komisi III DPR dengan Kajari Karo-Amsal Sitepu

    Jakarta – Rapat Komisi III DPR bersama Kajari Karo Danke Rajagukguk hingga Amsal Christy Sitepu menghasilkan beberapa poin kesimpulan. Salah satunya meminta evaluasi terhadap jajaran Kejaksaan Negeri Karo. Kesimpulan dibacakan…

    Legislator PDIP Kritik Mandeknya Penuntasan HAM Berat

    ANGGOTA Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rieke Diah Pitaloka menyoroti sikap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tidak memperbarui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 2023 tentang pembentukan tim pemantau…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *