Guru dan Kepsek Sekolah Garuda Bakal Dapat Rumah Tapak

WAKIL Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyatakan guru dan kepala sekolah yang lolos seleksi untuk mengajar di sekolah garuda akan mendapatkan fasilitas rumah hunian tapak, selain gaji dan tunjangan kompetitif.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Stella mengatakan sekolah garuda baru akan dibuka pada tahun ajaran 2026/2027. Saat ini pemerintah tengah membuka seleksi untuk 96 guru serta 20 posisi wakil kepala sekolah dan kepala sekolah.

“Setiap guru akan mendapatkan rumah tapak, bukan di asrama, rumah tapak 60 meter persegi. Selain itu guru juga akan mendapatkan gaji yang sangat memadai sesuai dengan tanggung jawabnya, setara dengan sekolah-sekolah unggulan di seluruh Indonesia,” kata Stella dikutip dari Instagram pribadinya, Sabtu, 14 Februari 2026.

Adapun untuk kepala sekolah, rumah yang disediakan berukuran 120 meter persegi. Fasilitas hunian tersebut disiapkan sebagai bentuk dukungan agar pendidik dapat fokus menjalankan tugasnya.

Pendaftaran seleksi guru, wakil kepala sekolah, dan kepala sekolah untuk sekolah garuda akan ditutup pada 15 Februari 2026. Stella mengajak guru-guru berprestasi dari seluruh Indonesia untuk mendaftar.

Stella mengatakan, sekolah garuda hanya diperuntukkan bagi guru-guru berprestasi yang siap berkontribusi dalam program prioritas pemerintah tersebut.  Terkait persyaratan, Stella menjelaskan calon pendaftar yang belum memiliki sertifikat IELTS atau TOEFL tetap dapat mendaftar terlebih dahulu dan menyusulkan hasil tes.

Sertifikat yang sudah kedaluwarsa pun masih dapat diterima sebagai indikator kemampuan bahasa Inggris. “Kami hanya ingin mengetahui kemampuan Anda di dalam bahasa Inggris, karena guru-guru perlu bisa berbahasa Inggris,” ujarnya.

Selain itu, perbedaan rumpun ilmu dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga masih dapat diakomodasi selama latar belakang keilmuannya relevan.

Stella menegaskan guru, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah merupakan kunci keberhasilan sekolah garuda. Program tersebut disebut sebagai amanah langsung Presiden Prabowo untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi putra-putri terbaik bangsa dari berbagai latar belakang. “Guru adalah kunci keberhasilan program ini dan kami memberikan yang terbaik,” kata dia.

Dengan fasilitas rumah tapak dan skema gaji kompetitif, pemerintah berharap dapat menarik talenta pendidik terbaik untuk bergabung dan membangun ekosistem pendidikan unggulan melalui sekolah garuda.

  • Related Posts

    Kapolda Metro: Kekuatan Jakarta Tak Hanya Gedung, Tapi Warga Tertib-Saling Jaga

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menggelar apel siaga kamtibmas ‘Jaga Ibu Kota Jakarta Untuk Indonesia’ menyambut bulan suci Ramadan 2026/1447 hijriah. Dalam apel ini, Irjen Asep…

    Berakhir Damai, Ojol Ungkap Duduk Perkara Dugaan Dianiaya Oknum TNI di Jakbar

    Jakarta – Kasus pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) diduga dianiaya oknum anggota TNI di di Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar) berakhir damai. Kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *