Pulang Salat Jumat, Mantan Kades di Bogor Ditusuk Pria dengan Pisau

Jakarta

Seorang mantan kepala desa (kades) berinisial HASJ (55) ditusuk oleh pria berinisial M di wilayah Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Bogor, Jawa Barat. Pelaku ditusuk setelah melaksanakan salat Jumat.

“Saat korban hendak pulang melalui pintu keluar masjid, pelaku tiba-tiba menghadang dan langsung melakukan penusukan menggunakan senjata tajam jenis pisau yang mengenai bagian perut sebelah kiri korban,” kata Kapolsek Caringin, AKP Jajang, Jumat (13/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa terjadi pada Jumat (13/2) sekitar pukul 12.30 WIB. Melihat penusukan itu, warga sekitar langsung menghentikan dan menangkap pelaku.

“Pelaku sempat diamankan oleh warga di lokasi guna menghindari aksi massa sebelum akhirnya dijemput oleh petugas Piket Fungsi Polsek Caringin,” ujarnya.

Kemudian, korban dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. Polisi mengamankan barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku.

“Pelaku beserta barang bukti satu buah pisau telah kami amankan di Mako Polsek Caringin untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Pemeriksaan dilakukan untuk menggali beberapa hal lain dari pelaku. Salah satunya alasan pelaku menusuk korban.

“Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif di balik aksi nekat pelaku. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian,” ucapnya.

(rdh/rfs)

  • Related Posts

    Final Turnamen Tenis Meja Piala Sesjen MPR, Dorong Penguatan Sportivitas

    Jakarta – Sekretariat Jenderal MPR RI sukses menggelar partai final Turnamen Tenis Meja Piala Sesjen MPR RI Tahun 2026 di Gedung Bharana Graha, Kompleks Parlemen, Jakarta. Kegiatan yang mengusung tema…

    Menu MBG di Pandeglang Berisi Ulat, SPPG: Kelalaian Kami

    Jakarta – Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima oleh siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pandeglang 4, Kabupaten Pandeglang, Banten, mendapat catatan evaluasi. Pasalnya, di dalam menu makanan diduga berisi ulat.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *