PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan bakal menganugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera kepada Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal ini diungkapkan kepala negara saat berpidato di acara peresmian dan groundbreaking SPPG sekaligus Gudang Ketahanan Pangan Polri di Polsek Palmerah, Jakarta Barat.
Prabowo mulanya berbicara perihal peran Polri dan Tentara Nasional Indonesia sebagai tonggak penting yang dimiliki bangsa. Dia berujar kedua institusi keamanan dan pertahanan negara itu telah menunjukkan prestasi dan pengabdiannya di lapangan dengan pengorbanan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Ada yang gugur dalam melaksanakan tugas. Hari ini Polri telah menunjukkan peran yang sangat penting,” ucapnya merujuk keterlibatan kepolisian di urusan MBG dan ketahanan pangan.
Karena itu, Prabowo merasa harus memberikan penghargaan secara khusus kepada para pimpinan Polri. Dalam kesempatan itu, Prabowo melalui Keputusan Presiden Nomor 12 dan 13 menganugerahi tanda kehormatan kepada sejumlah petinggi Polri.
Mereka di antaranya Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo yang mendapatkan tanda kehormatan bintang jasa utama. Kemudian Inspektur Pengawas Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal Wahyu Widada, yang juga mewakili empat penerima lainnya, dianugerahi tanda kehormatan bintang jasa nararya. Serta Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Wisnu Hermawan, yang mendapat penghargaan serupa.
“Kapolri belum, karena beliau (Listyo Sigit) nanti harus dapat penghargaan yang lebih tinggi lagi,” kata Prabowo.
Prabowo menilai jenderal polisi bintang empat itu layak menerima tanda kehormatan berupa Bintang Mahaputera. “Tadi saya tanya, sudah dapat belum (Bintang Mahaputera), belum. Ya, saya yang beri,” kata mantan Danjen Kopassus ini.
Menurut Prabowo, memberikan tanda kehormatan ke anak buahnya sebagai kebahagiaan tersendiri sekaligus ungkapan terima kasih. Dia mengatakan bukan hanya menjadi pemimpin di kabinet, tapi juga seorang bapak.
Adapun dalam peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri ini, Prabowo juga menganugerahi tanda kehormatan kepada para pimpinan Badan Gizi Nasional. Kepala BGN Dadan Hindayana mendapat tanda kehormatan bintang jasa utama, sedangkan tiga Wakil Kepala BGN mendapat tanda kehormatan bintang jasa pratama.
Kepala negara juga memberikan tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya kepada 58 petambak, yang diwakili oleh Zaini Sidi. “Satya Lencana Wirakarya sebagai penghargaan atas jasanya dalam memberikan darma baktinya yang besar kepada negara dan bangsa sehingga dapat dijadikan teladan bagi yang lainnya,” demikian dalam salinan Keppres tersebut.





