SEJUMLAH berita di kanal Nasional Tempo menjadi berita terpopuler pada 11 Februari 2026. Mulai dari isu politik, pertemuan Presiden Prabowo dengan sejumlah pengusaha hingga pegawai satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) jadi PPPK. Berikut berita terpopuler yang telah dirangkum.
1. Prabowo Bertemu Prajogo Pangestu hingga Aguan di Hambalang
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan lima pengusaha kelas kakap RI di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Persamuhan itu berlangsung lebih dari 4,5 jam, dimulai sejak pukul 19.00 WIB hingga sekitar 23.30 WIB.
Pengusaha itu di antaranya Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Garibaldi atau Boy Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma alias Aguan (Agung Sedayu Group).
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dalam kesempatan itu, mereka membahas kondisi ekonomi nasional dan peluang pengembangan sektor-sektor strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat. Audiensi ini dilaksanakan atas permintaan para pengusaha untuk berdiskusi langsung dengan Prabowo.
Artijel selengkapnya di sini
2. Bahlil: Saya Tidak Pernah Dilobi untuk lzin Tambang
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim tak pernah dilobi siapa pun. Hal ini merespons anggapan bahwa pengkajian ulang pencabutan izin pertambangan emas Martabe garapan PT Agincourt Resources disebabkan adanya lobi pengusaha.
Bahlil menyatakan pemerintah melihat persoalan perizinan tambang ini secara adil. “Nggak ada, nggak ada. Saya enggak pernah dilobi oleh pihak mana pun. Saya hanya obyektif saja,” ucap Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 11 Februari 2026.
Bahlil menyinggung bahwa pengalamannya sebagai Menteri Investasi era Joko Widodo sekaligus mantan pengusaha membuatnya melihat persoalan ini secara obyektif dan adil.
Menurut Ketua Umum Partai Golkar ini, pengusaha tidak boleh mengatur negara. Namun negara juga tidak boleh sewenang-wenang terhadap pelaku usaha. “Negara juga enggak boleh zalim sama pengusaha. Negara membutuhkan pengusaha, pengusaha membutuhkan negara. Ini saling membutuhkan,” ucap Bahlil.
Artikel selengkapnya di sini
3. Pegawai SPPG Jadi PPPK Buat Cemburu Guru Madrasah
Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia menyampaikan protes atas pengangkatan pegawai dapur makan bergizi gratis (MBG) atau satuan pelayanan pemenuhan gizi menjadi aparatur sipil negara dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Ketua PGM Yaya Ropandi menilai bahwa pengangkatan pegawai SPPG yang dikelola oleh swasta itu mencederai rasa keadilan terhadap guru-guru madrasah yang telah mengabdi kepada negara selama puluhan tahun.
“Padahal sama-sama swasta. Kenapa pegawai SPPG cepat diangkat PPPK-nya, sementara kami yang sudah 20 tahun, 15 tahun menjadi guru, tidak diangkat PPPK? Itu yang menjadi kecemburuan kami,” kata Yaya.
Artikel selengkapnya di sini





