Mukernas PPP, Mardiono Minta Kader Dukung Program Presiden untuk Kemakmuran Rakyat

INFO TEMPO – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono mengajak seluruh pengurus dan kader untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto. Hal itu dia sampaikan saat membuka Musyawarah Kerja Nasional I PPP di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 11 Februari 2026.

“Saya ingin mengajak seluruh pengurus dan kader partai mendukung program Asta Cita,” kata Mardiono yang juga merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sejak Indonesia merdeka, kata Mardiono, cita-cita yang ingin diwujudkan adalah memakmurkan rakyat dan menjadi negara yang kuat. Untuk mencapai itu, maka masyarakat harus bergandengan tangan.

Tahun ini, lanjut dia, Indonesia tidak akan mengimpor beras lagi. Menurut dia dengan menjaga stabilitas harga pangan maka dapat menyejahterakan petani. “Kita ingin negeri ini rakyatnya makmur,” kata Mardiono.

Hanya saja, Mardiono mengakui, untuk mencapai itu juga tidak mudah. Berbagai kesulitan kerap dihadapi seperti masalah subsidi pupuk yang semestinya dapat membantu petani dan subsidi bahan bakar minyak yang harusnya dipermudah untuk masyarakat di pedesaan. “Tapi semua ini tidak tepat sasaran, orang berkemampuan yang ambil,” kata dia. Oleh karena itu, di tengah banyaknya masalah tersebut maka kader PPP harus hadir di tengah masyarakat.

Saat ini negera bertekad meluruskan Pasal 33 UUD 1945 tentang kekayaan alam dikuasai untuk kemakmuran rakyat. “Itulah tekad Presiden. Kewajiban kita dukung supaya tercapai,” kata Mardiono. Dalam kesempatan itu, dia juga mendorong kader-kader PPP turut menyoroti kebijakan yang tak berkeadilan.

Musyawarah Kerja Nasional I PPP berlangsung pada 11-12 Februari 2026. Mukernas kali ini mengusung tema “Bentangkan Sajadah Perjuangan untuk Melangkah dalam Kebersamaan dan Istiqomah dalam Berjuang Menuju Parlemen 2029”. Diharapkan dalam Mukernas ini dapat melahirkan ide gagasan dalam politik sehingga bisa menjalankan seluruh agenda ke depan.

Mardiono pun berharap Mukernas kali ini bukan hanya seremonial semata tetapi harus menghasilkan produk yang tidak sia-sia untuk menyongsong Pemilu 2029. “Hasil mukernas jadi perjuangan kita dalam menyongsong Pemilu 2029.”

Menurut dia, pada awal tahun 2027 sudah mulai tahap verifikasi partai. Sementara tantangan besar pemilu 2029 adalah meraih suara generasi Z yang mencapai 70 persen. “Kita songsong untuk raih kemenangan. Bagaimana pelaksanaan pemilu mempengaruhi generasi Z. Harus kita siapkan diri,” kata Mardiono.

Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Ishaq Iskandar, mengatakan, Mukernas ini merupakan ruang konsolidasi, evaluasi, dan perumusan arah kebijakan partai. Di tengah dinamika politik di Indonesia yang kompleks maka penting mempertegas posisi partai demi kemajuan bangsa.

Menurut dia, demokrasi bukan hanya soal pemilu tapi proses panjang dalam membangun budaya politik yang sehat dengan kesejahteraan rakyat. “Kita mau berantas kemiskinan dan kebodohan demi mencapai kesejahteraan rakyat,” kata Ishaq.

PPP, kata dia, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga stabilitas persatuan bangsa. “Tujuan kita sama kesejahteraan rakyat dan memajukan bangsa,” ujar dia. (*)

  • Related Posts

    MenPANRB Klaim Pelatihan Komcad ASN Bukan Militerisasi Sipil

    SEBANYAK 4 ribu aparatur sipil negara (ASN) akan mendapat pelatihan komponen cadangan (komcad) selama dua hingga tiga bulan pada April mendatang. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini…

    Rektor UI dan Undip Menemui Seskab Teddy di Jakarta

    SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu dengan dua rektor perguruan tinggi negeri. Rektor Universitas Diponegoro Suharnomo dan Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah, mengunjungi kantor Teddy di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *