Kapolri Bicara Tantangan 2 Tahun ke Depan: Geoekonomi hingga Misinformasi

Jakarta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbicara mengenai tantangan global dalam dua tahun ke depan. Salah satu yang disorotnya adalah geoekonomi atau kondisi ekonomi global.

“Dari Global Risks Report 2026, risiko paling kritis dalam jangka waktu 2 tahun ke depan adalah masalah konfrontasi geoekonomi,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya saat pembukaan retret Kokam di Satlat Brimob, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026).

Kapolri menyebut banyaknya sanksi dalam perang dagang global menjadi tantangan bersama. Hal tersebut juga berkaitan dengan politik dagang di antara negara-negara yang terlibat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Banyaknya sanksi, perang dagang, pembatasan terhadap investasi, termasuk juga bagaimana suatu negara bisa diatur, diberi sanksi terkait dengan masalah ekonominya apabila dia tidak sepakat atau melanggar sesuatu yang tidak dikehendaki oleh negara-negara tersebut,” ucapnya.

Tantangan kedua yang disoroti Jenderal Sigit yaitu masalah misinformasi dan disinformasi. Kemudian masalah polarisasi sosial dan politik di masyarakat.

“Yang kedua adalah masalah misinformasi dan disinformasi. Yang ketiga masalah polarisasi sosial dan politik, dan juga cuaca ekstrem yang saat ini juga kita rasakan terjadi berbagai bencana,” ujar Kapolri.

“Bencana Sumatera, banjir tanah longsor di beberapa wilayah negara kita, baik di Jawa maupun di Indonesia bagian tengah dan hampir merata, dan ini akan terus terjadi selama beberapa hari ataupun bulan ke depan,” tambahnya.

Dia menilai situasi global tersebut akan berdampak kepada Indonesia. Menurutnya, berbagai sektor akan turut terdampak mulai dari pangan hingga energi.

“Kemudian juga kelangkaan komoditas-komoditas tertentu dan tentunya ini berdampak terhadap meningkatnya angka kemiskinan. Ini tentunya menjadi tantangan kita semua,” pungkasnya.

(rdh/fas)

  • Related Posts

    Permahi Yakin DPR Jalani Prosedur Ketat Pilih Adies Jadi Hakim MK

    Jakarta – Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi), Azhar Sidiq, meyakini proses penetapan Adies Kadir sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR telah melalui prosedur ketat di DPR. Dia…

    Korban Dugaan Penganiayaan Kecewa Bahar bin Smith Tersangka tapi Belum Ditahan

    Jakarta – Korban dugaan penganiayaan oleh Habib Bahar bin Smith, Rida, mengaku kecewa Habib Bahar bin Smith sudah jadi tersangka, tapi belum ditahan. Ia meminta polisi segera melakukan penahanan. “Saya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *