Jakarta –
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan dua puskesmas di Aceh saat ini belum bisa beroperasi setelah bangunannya rusak terdampak bencana. Kondisi dua puskesmas itu mengalami kerusakan berat.
“Puskesmas (ada) dua belum beroperasi karena hancur dan rusak berat,” kata Budi saat konferensi pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).
Dua puskesmas itu adalah Puskesmas Lokop di Kabupaten Aceh Timur dan Puskesmas Jambur Lak Lak di Kabupaten Aceh Tenggara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menjelaskan total ada 867 dari total 1.265 puskesmas di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang berhenti operasi saat awal bencana. Saat pemerintah mulai melakukan revitalisasi, saat ini tersisa 152 puskesmas yang belum beroperasi di tiga wilayah tersebut.
“Dari 1.265 puskesmas di tiga provinsi yang terdampak, pada saat awal bencana 867 tuh berhenti beroperasi. Dan begitu kita mulai revitalisasi 1 Desember, yang benar-benar tidak bisa beroperasi karena penuh lumpur, ada yang selutut, ada yang sebetis, ada yang sedada, itu 152,” jelasnya.
Budi juga menjelaskan total ada 414 puskesmas di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh saat ini sudah berfungsi. Dari 414 puskesmas itu, 146 tersebar di Aceh, 119 di Sumatera Utara, dan 149 di Sumatera Barat.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan ada 52 kabupaten/kota di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh terdampak bencana hidrometeorologi. Saat ini tersisa 11 daerah yang masih memerlukan atensi khusus pascabencana.
“Sebelas perlu atensi khusus,” kata Tito dalam paparannya.
Tito mengatakan pemerintah tidak ingin para pengungsi terlalu lama tinggal di tenda. Para pengungsi yang rumahnya mengalami rusak ringan mendapat bantuan uang tunai Rp 15 juta, rusak sedang Rp 30 juta dan rusak berat atau hilang disiapkan huntara atau boleh tinggal di rumah keluarga maupun sewa dan diberi bantuan Rp 1,8 juta selama 3 bulan.
Berikut ini daftar 11 kabupaten/kota perlu atensi khusus pascabencana Sumatera:
Sumatera Barat
-Kabupaten Padang Pariaman
-Kabupaten Agam
Sumatera Utara
-Kabupaten Tapanuli Utara
-Kabupaten Tapanuli Tengah
Aceh
-Kabupaten Pidie Jaya
-Kabupaten Aceh Tamiang
-Kabupaten Aceh Utara
-Kabupaten Aceh Tengah
-Kabupaten Aceh Timur
-Kabupaten Bireuen
-Kabupaten Gayo Lues
(dek/ygs)





