Jakarta –
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap rencana perluasan program cek kesehatan gratis (CKG) tahun ini. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Murti Utami menyebut program tersebut akan dibuka di lingkungan kerja, dimulai dari Markas Besar (Mabes) TNI hari ini.
“Kita ingin tempat-tempat kerja gitu, teman-teman kementerian, tempat-tempat kerja swasta pun juga membuat apa tempat-tempat CKG ini gitu ya. Jadi memang perluasannya seperti itu,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (11/2/2026).
“Nah makanya hari ini dimulai dengan teman-teman dari TNI,” sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, cek kesehatan gratis ini dimulai di Mabes TNI. Layanan cek kesehatan gratis ini berlangsung sejak pagi tadi, dan diikuti oleh sejumlah anggota TNI.
Foto: Cek Kesehatan Gratis di Mabes TNI (Rachma/detikcom)
Salah satunya, Peltu Rum/W Siti Rina Maryani. Dia pun mengungkapkan bagaimana proses rangkaian cek kesehatan.
“Alhamdulillah kita hari ini lumayan lancar ya. Dari pertama pendaftaran kita mengisi aplikasi Satu Sehat, di situ kita melaksanakan screening. Screening mulai dari riwayat kesehatan keluarga, kemudian kesehatan kita,” ujar Rina.
Setelah screening, Rina menyebut dirinya melaksanakan pemeriksaan tinggi badan, berat badan, dan tensi. Dilanjutkan dengan pengambilan darah, pemeriksaan mata, hingga pemeriksaan gigi.
Rina juga sempat diperiksa oleh dokter. Dia menjelaskan kondisinya yang sedang batuk-batuk dan langsung diresepkan obat.
“Kebetulan ya tadi saya emang lagi batuk ya, jadi langsung ditindaklanjuti sama dokter. Di situ ditanya batuk hari ke berapa gitu kan. Jadi langsung kita langsung dapat follow up dikasih resep, nanti setelah ini kita bisa ambil resep,” sebutnya.
Menurut Rina, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sudah cukup baik untuk ukuran gratis. Namun, dia berharap, layanan kesehatan dari program CKG bisa dilengkapi guna menunjang pekerjaannya sebagai anggota TNI.
“Jadi kita kan kalau di tentara itu di TNI kita ada sesuai kategori usia ya, jadi kategori 1, 2, dan 3. Jadi misalkan kita kategori usia 45 tahun ke atas itu ada tambahan misalkan treadmill, terus ada pemeriksaan mata yang lebih kompleks, terus untuk apa pemeriksaan untuk kewanitaan itu ada tambahan pap smear. Itu mungkin biar lebih kita pun lebih bisa mengetahui ya deteksi dini untuk kesehatan kita,” tuturnya.
Sebagai informasi, cek kesehatan gratis (CKG) merupakan program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo dan dijalankan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sepanjang 2025, program tersebut sudah berjalan di 10.300 puskesmas dan menyasar 70 juta masyarakat.
Di 2026, lokasi CKG diperluas ke lingkungan kerja, seperti kementerian, swasta, hingga institusi TNI/Polri dengan menyasar target 130 juta penduduk.
(zap/zap)





