Bareskrim Bongkar Kasus Narkoba Jaringan Malaysia-RI, 14 Kg Sabu Disita

Jakarta

Bareskrim Polri membongkar kasus peredaran narkoba jenis sabu dari jaringan Malaysia-Indonesia. Sebanyak 14.731 gram (14,7 kilogram) sabu disita dan 3 orang dijerat sebagai tersangka.

Kasus ini diungkap oleh Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Handik Zusen, Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berkerja sama dengan Bea Cukai Kanwil Pekanbaru Riau. Pengungkapan kasus barang haram ini dilakukan di Riau, Senin (9/2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyebut ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus peredaran narkoba ini. Ketiganya adalah Piki Ramadani (27), Gilang Ramadhan (20), dan Heri Wahyudi.

“Peran Piki dan Gilang sebagai kurir, Heri merupakan napi Lapas Kelas IIB Dumai berperan sebagai pengendali,” kata Brigjen Eko dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).

Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti 14 bungkus diduga sabu di dalam jerigen biru, mobil, motor, uang tunai, dan handphone.

“Jumlah narkotika jenis sabu yang diamankan sebesar 14.731 gram, dengan nilai konversi rupiah sebesar Rp 26.500.000.000,- (Dua puluh miliar lima ratus juta rupiah) dan konversi jiwa yang diselamatkan sejumlah 73.000 jiwa,” ucap Eko.

(fas/fas)

  • Related Posts

    Eks Bupati Bengkulu Utara Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Tambang

    Jakarta – Mantan Bupati Bengkulu Utara, IR, ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Bengkulu. IR menjadi tersangka dalam kasus korupsi tambang, yang melibatkan PT…

    Pria di Palopo Tewas Usai Jatuh dari Jembatan Gantung Kayu yang Rapuh

    Jakarta – Pria bernama Marwan (50) tewas usai terjatuh dari jembatan gantung di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban terjatuh gegara kayu jembatan gantung itu patah. “Kecelakaan diduga kuat terjadi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *