21 Pasar di DKI Direvitalisasi Jelang Ramadan, 86 Lainnya Dicat Ulang

Jakarta

Perumda Pasar Jaya membenahi beberapa pasar tradisional menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Sebanyak 21 pasar telah selesai direvitalisasi, sementara 86 lokasi lainnya dicat ulang untuk meningkatkan kenyamanan dan kebersihan area belanja warga.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan pembenahan dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan pasar rakyat di Jakarta. Terutama, menurut dia, menghadapi lonjakan kunjungan saat momentum hari besar keagamaan.

“Alhamdulillah, revitalisasi sudah kami selesaikan di 21 lokasi pasar. Kami terus berbenah agar masyarakat merasa lebih nyaman saat berbelanja, khususnya menjelang Ramadan,” kata Agus dalam Balkotets Talk di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain revitalisasi fisik, Pasar Jaya mengecat ulang bagian eksterior di hampir seluruh pasar yang dikelola. Langkah ini dilakukan untuk memperbaiki tampilan sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang lebih rapi dan bersih.

“Eksterior hampir di 86 pasar sudah kami cat ulang. Tahun ini kami lanjutkan pembenahan interior supaya suasana pasar lebih bersih dan tertata,” ujarnya.

Di sisi lain, Pasar Jaya juga membangun tempat penampungan sampah sementara (TPS) di area pasar. Hingga awal Februari, tercatat sudah ada sekitar 24 TPS yang dibangun di berbagai lokasi.

“Kami sudah membangun hampir 24 TPS di lokasi pasar. Ini bagian dari komitmen kami menjaga kebersihan dan kenyamanan,” tambahnya.

(bel/whn)

  • Related Posts

    Sejoli di Bekasi Ngaku Menyesal 'Buang' Bayi, Sempat Berharap Ada yang Rawat

    Jakarta – Sepasang kekasih berinisial RO (22) dan NM (24) ditangkap setelah menelantarkan bayi laki-laki yang baru lahir di sebuah unit apartemen di wilayah Bekasi Selatan. Di hadapan polisi, sejoli…

    Sorotan Parpol Buntut Purbaya dan Trenggono Debat Terbuka

    Jakarta – Dua menteri di Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto saling menyampaikan argumen terkait anggaran pembuatan kapal di media sosial. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bahkan meminta Menteri…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *