Tito Puji Peran Ulama Aceh Beri Penguatan Mental-Keagamaan ke Pengungsi

Jakarta

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya penguatan spiritual bagi para korban bencana. Karena itu, ia menilai tokoh agama seperti ulama berperan penting dalam upaya penguatan tersebut.

Lebih lanjut, Tito mengapresiasi peran ulama Aceh yang terus memberikan penguatan mental dan keagamaan kepada para pengungsi.

“Mohon dukungan dan juga mohon doanya agar kami bisa menjalankan ibadah ini, ibadah kemanusiaan ini,” jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Tito pada forum Silaturahmi Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) dengan Ulama Aceh di Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Selasa (10/2).

Ia menegaskan, peran tersebut dibutuhkan seiring upaya pemerintah memulihkan berbagai infrastruktur dan aktivitas perekonomian masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk bekerja secara menyeluruh dan terkoordinasi dalam penanganan dampak bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Tito menuturkan sejak hari pertama bencana terjadi, Presiden Prabowo Subianto langsung memerintahkan seluruh unsur pemerintah, seperti menteri, TNI, dan Polri untuk bergerak cepat ke daerah terdampak.

Pemerintah juga memetakan 52 daerah terdampak yang tersebar di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Berdasarkan pemetaan tersebut, Provinsi Aceh menjadi daerah yang terdampak cukup parah dibandingkan wilayah lainnya.

“Sehingga semua kekuatan kemudian difokuskan ke Aceh, tanpa menafikan Sumatera Barat dan Sumatera Utara, ada alokasi pembagian tugas,” jelasnya.

Selain itu, sejak awal Presiden menugaskannya sebagai Kasatgas, Tito langsung menggelar rapat intens dengan para kepala daerah terdampak dan pihak terkait lainnya. Ia juga mengecek langsung kondisi daerah terdampak dengan melibatkan unsur pemerintah lainnya.

“Dari situ kita bisa melihat benar atau tidak masalahnya dan kemudian kita melakukan pembagian tugas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat melakukan pembagian tugas lintas kementerian dan lembaga untuk pemulihan pascabencana.

Misalnya, Kementerian Pekerjaan Umum menangani infrastruktur, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menghidupkan kembali pasar dan aktivitas ekonomi, serta Kementerian Kesehatan memastikan operasional rumah sakit. Pembagian tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan pascabencana.

(anl/ega)

  • Related Posts

    Ketua DPRD Kota Surabaya Meninggal Dunia

    Surabaya – Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono meninggal dunia malam ini. Politikus PDIP itu meninggal saat dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta. “Iya benar, benar (Awi…

    Temui Gus Ipul, Rieke Diah Pitaloka Dukung Penguatan Data Tunggal

    Jakarta – Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka bersilaturahim ke kantor Kemensos, membahas pentingya akurasi data tunggal agar bantuan sosial dan program pemberdayaan berdampak nyata untuk mengentaskan kemiskinan.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *