KEMENTERIAN Pertahanan bakal menggelar pelatihan komponen cadangan (komcad) untuk para aparatur sipil negara dalam waktu dekat. Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengklaim agenda pelatihan ini tidak akan bertentangan dan menghalangi tugas utama ASN di masing-masing instansi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sebab, Donny menjelaskan pelatihan komponen cadangan bagi ASN ini hanya dilakukan selama dua bulan. ASN yang sudah menjalani pelatihan komponen cadangan akan kembali mengabdi di tiap-tiap instansi.
“Pelatihan komponen cadangan jadi salah satu bentuk kesemestaan pertahanan,” ujarnya ditemui di kompleks DPR, Jakarta, pada Selasa, 10 Februari 2026.
Kesemestaan, ujar dia, berarti melibatkan seluruh komponen bangsa untuk urusan pertahanan negara, tak terkecuali bagi ASN. Pelatihan komponen cadangan untuk ASN dibagi menjadi beberapa tahap.
Donny mengatakan pada tahap awal akan ada sekitar 4.000 ASN yang akan mendapat pelatihan komponen cadangan. “Berasal dari semua kementerian dan lembaga, ada 49 instansi sudah kami minta,” ucapnya.
Nama-nama ASN yang diberikan tiap-tiap instansi, ujar Donny, akan dikurasi dan diseleksi oleh Kementerian Pertahanan. Pelatihan komponen cadangan bagi ASN ini ditargetkan bisa dimulai pada April mendatang. “Kami berharap bisa menjadikan seluruh ASN sebagai komponen cadangan,” ucapnya.
Rencana program pelatihan komponen cadangan untuk ASN pertama kali disampaikan oleh Sjafrie Sjamsoeddin. Menteri Pertahanan itu menjelaskan, pelibatan ASN sebagai komponen cadangan bertujuan menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air dalam mengabdi kepada negara. Program ini menyasar ASN yang berada di lingkungan kementerian dan lembaga pusat.
Dia menyebutkan ASN berusia 18-35 tahun akan diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer. Setelah rangkaian pelatihan tersebut selesai, para ASN akan dipulangkan ke instansi dan lembaga masing-masing untuk melanjutkan pengabdian.
Dengan adanya program tersebut, Sjafrie berharap jiwa nasionalisme ASN semakin meningkat, sehingga semangat untuk melayani masyarakat dan negara semakin tinggi.
Selain itu, Sjafrie mengatakan pelatihan komponen cadangan bagi ASN akan dilakukan secara bertahap. “Kami bagi setiap triwulan sehingga nanti pada saat semester pertama kami sudah mempunyai komponen cadangan cukup besar. Itulah proyeksi bagaimana negara harus mempertahankan dirinya,” kata dia di Cibodas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 31 Januari 2026, dikutip dari Antara.





