1,6 Juta Peserta PBI BPJS di Jawa Tengah Dinonaktifkan

SEBANYAK 1,6 juta peserta Penerima Bantuan Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (PBI BPJS) di Jawa Tengah dinonaktifkan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengimbau fasilitas kesehatan tak menolak pasien akibat penonaktifan tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Seluruh bupati dan wali kota diminta memastikan dinas kesehatan segera melakukan koordinasi lintas sektor dengan dinas sosial, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

“Koordinasi ini penting untuk memastikan jaminan pembiayaan dan pelayanan kesehatan bagi pasien hemodialisa, thalasemia, kemoterapi, serta penyakit kronis lainnya tetap terpenuhi selama proses penanganan administrasi berlangsung,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar dalam siaran tertulis pada Selasa, 10 Februari 2026.

Menurut dia, hak masyarakat memperoleh layanan kesehatan merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Meskipun kini terjadi kendala administratif kepesertaan jaminan kesehatan.

“Pemprov Jawa Tengah memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan,” ucap dia. “Tidak boleh ada penolakan pasien, terutama bagi mereka yang sedang menjalani terapi rutin dan berisiko tinggi jika pengobatan terhenti.”

  • Related Posts

    Mendagri Ungkap Progres Pemulihan 46 Daerah Bencana Sumatera

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap progres pemulihan 46 daerah terkait bencana Sumatera. Sejumlah daerah, jelas Tito, masih membutuhkan atensi. Mulanya, Tito mengatakan ada enam daerah di…

    Ramadan, Kemensos Akan Bagikan Rp 17,5 Triliun untuk Masyarakat Rentan

    Jakarta – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan akan memfokuskan pemberian bantuan stimulus berupa bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat pada desil 1 hingga 4 pada DTSEN. Bantuan tersebut…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *