Bocah WNI Korban Tabrakan di Singapura Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Jakarta

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan proses pemulangan jenazah bocah warga negara Indonesia (WNI) yang tewas ditabrak oleh warga Singapura berjalan dengan baik. Jenazah bocah tersebut kini sudah berada di Tanah Air untuk dimakamkan.

Dilansir Antara, Senin (9/2/2026), kabar pemulangan jenazah ini dikonfirmasi langsung oleh Plt. Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah. Ia menyebut pihaknya dan KBRI Singapura telah berkomunikasi dengan otoritas setempat untuk memastikan semua prosedur administratif ditangani dengan benar, khususnya pengaturan pemulangan jenazah korban anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia memastikan jenazah korban telah kembali ke tanah air sejak Minggu (8/2) pagi pukul 06.50 WIB untuk dimakamkan. Korban kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta.

Sementara itu, ibu korban, Raisha Anindra (31), hingga kini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit Singapura.

“KBRI Singapura akan senantiasa berkoordinasi erat, baik dengan pihak otoritas setempat dan keluarga korban kecelakaan, untuk memantau perkembangan penanganan dan memberikan pendampingan yang diperlukan,” ucap Heni.

Sebelumnya diberitakan, seorang anak berusia 6 tahun meninggal dunia akibat luka-luka setelah ia dan ibunya ditabrak mobil di Chinatown Singapura. Keduanya merupakan turis asal Indonesia.

Dilansir Malaymail yang mengutip laporan The Straits Times, Minggu (8/2), awalnya turis asal Indonesia itu ditabrak mobil di tempat parkir di sebelah Kuil Relik Gigi Buddha di South Bridge Road sekitar pukul 11.50 pagi pada 6 Februari lalu.

Polisi mengatakan awalnya ibu berusia 31 tahun dan anak perempuan tersebut sadar saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Singapura. Namun gadis kecil itu kemudian meninggal dunia akibat luka-lukanya.

(maa/zap)

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Asas jurnalisme kami bukan jurnalisme yang memihak satu golongan. Kami percaya kebajikan, juga ketidakbajikan, tidak menjadi monopoli satu pihak. Kami percaya tugas pers bukan menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan…

    Pakistan mengatakan sedang mengakhiri pembicaraan menengahi AS-Iran

    Pakistan mengatakan sedang mengakhiri pembicaraan menengahi AS-Iran Umpan Berita Pakistan mengatakan mengakhiri pembicaraan memediasi tidak langsung antara AS dan Iran yang bertujuan untuk mengakhiri perang, dan para pejabat mengkonfirmasi bahwa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *