Pembebasan Lahan di Jalan Raya Sawangan Dimulai Tahun Ini

Wali Kota Depok Supian Suri menyatakan pemerintah daerah mengalokasikan anggaran hingga Rp 100 miliar untuk pembebasan lahan di Jalan Enggram hingga Pemuda, Sawangan. Pembebasan lahan tersebut sebagai salah satu upaya untuk mengurai kemacetan di Jalan Raya Sawangan

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Sebelumnya sudah dianggarkan Rp 40 miliar,” kata Supian pada Selasa, 20 Januari 2026. “Kemarin masih ada tiga bidang yang belum bersedia, tapi Alhamdulillah sekarang sudah berkenan dengan pembebasan lahan yang kami akukan.”

Supian mengatakan pemerintah juga akan membebaskan lahan di sisi kiri Simpang Parung Bingung untuk memudahkan kendaraan dari DTC ke Sawangan. “Simpang itu menjadi salah satu titik kemacetan terparah di Jalan Raya Sawangan,” ucap Supian.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kota Depok Dadang Wihana mengatakan pembebasan allhan untuk mengurai kemacetan di Jalan Raya Sawangan itu akan dilakukan tahun ini. Anggaran pembebasan telah dialokasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Depok 2026. 

Dadang menuturkan, sesuai arahan dan janji Wali Kota Depok Supian Suri, pemerintah daerah sudah merumuskan program unggulan, yakni mengurai kemacetan dengan pembebasan lahan di Jalan Muchtar Raya sampai Simpang Parung Bingung.

“Jadi dari mulut Jalan Enggram Pemuda sampai dengan Parung Bingung,” ujarnya. “Jalan Raya Sawangan itu kami akan bebaskan, sudah terlokasikan sementara ini Rp 63 miliar dan akan ditambahkan kembali sesuai dengan kebutuhan, lebih kurang Rp110 miliar.”

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok ini mengatakan, dari Simpang Parung Bingung hingga Jalan Enggram dan Pemuda akan dibangun tahun ini termasuk pembangunan jembatan. “Selanjutnya di 2027, kami akan melakukan pembebasan lahan sampai di Jalan Keadilan dan rencanannya hingga Exit Tol Desari Jalan Raya Sawangan,” kata Dadang.

Pemerintah telah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, yang berfokus kepada layanan publik, terutama infrastruktur perkotaan yang kerap menjadi masalah kota di Indonesia, termasuk di Kota Depok.

“Seperti kemacetan lalu lintas, lalu banjir, sampah, dan lain-lain, seperti itu,” ucap Dadang.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Depok Yuni Indriany mengaku sudah mengetahui adanya rencana pelebaran Jalan Raya Sawangan. “Kami prinsipnya selama program-program pembangunan itu untuk kepentingan masyarakat, tentu akan kami dukung,” kata Yuni. 

Yuni mengaku siap mengawal anggaran hingga program pembangunan tersebut terealisasi dan membawa manfaat bagi masyarakat Kota Depok. “Dari Fraksi PDIP dan teman-teman dewan yang lain juga pasti akan mendukung program pelebaran Jalan Raya Sawangan berikut pembebasan lahannya ya,” ucap Yuni. 

  • Related Posts

    Ketua Komisi V DPR Kesal Dengar Info Normatif soal Cuaca Saat Pesawat ATR Jatuh

    Jakarta – Ketua Komisi V DPR RI Lasarus kesal mendengar penjelasan BMKG yang dianggapnya normatif saat memaparkan cuaca dan jarak pandang saat kecelakaan pesawat ATR terjadi di Pangkep, Sulawesi Selatan.…

    BGN Jelaskan Soal Penunjukan IDSurvey dalam Akreditasi SPPG

    BADAN Gizi Nasional atau BGN menjelaskan mekanisme dipilihnya lembaga survey, IDSurvey sebagai asesor tunggal dalam kebijakan akreditasi atau grading proyek makan bergizi gratis (MBG). Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, IDSurvey…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *