Kemhan: Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Bukan karena Popularitas

KEMENTERIAN Pertahanan mengklaim pelantikan Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto, vokalis band Letto, menjadi tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) tidak berdasarkan popularitasnya di publik. Noe, yang juga putra budayawan sekaligus cendekiawan muslim Emha Ainun Najib, diangkat menjadi tenaga ahli DPN pada pekan lalu.

Menurut Kementerian Pertahanan, Noe memiliki kemampuan yang dinilai relevan dengan tugas DPN. “Pengangkatan tersebut tidak didasarkan pada popularitas atau latar belakang sebagai figur publik,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Rico Sirait saat dihubungi pada Selasa, 20 Januari 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

DPN, kata Rico, memerlukan masukan dan pandangan dari berbagai bidang non-militer, seperti sosial, budaya, dan komunikasi, untuk melengkapi kajian serta rekomendasi kebijakan pertahanan nasional. Noe diharapkan bisa memenuhi tuntutan tersebut.

“Pengangkatan Noe Letto sebagai tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) didasarkan pada kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan kelembagaan pertahanan,” tutur Rico Sirait.

Menurut Rico, Noe diangkat melalui proses rekrutmen khusus. Seleksi itu dilakukan tidak melalui rekrutmen terbuka sebagaimana aparatur sipil negara. Rico berujar mekanismenya sudah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024 tentang Dewan Pertahanan Nasional.

Noe Letto dilantik oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai tenaga ahli DPN pada Kamis, 15 Januari 2025. Mereka dilantik bersama 11 orang lainnya melalui Keputusan Ketua Harian DPB Nomor KEP/3/KH/X/2025.

Selain Noe, terdapat nama Frank Alexander Hutapea yang juga dilantik menjadi tenaga ahli DPN. Frank adalah putra dari pengacara Hotman Paris Hutapea.

Dewan Pertahanan Nasional adalah lembaga nonstruktural yang berada di bawah presiden untuk memberi pertimbangan kebijakan strategis soal pertahanan negara. Lembaga ini dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024 yang ditandangani Presiden Prabowo Subianto.

DPN diketuai oleh presiden Republik Indonesia. Lembaga ini juga memiliki anggota tetap yaitu wakil presiden, menteri pertahanan, menteri luar negeri, menteri dalam negeri, dan panglima Tentara Nasional Indonesia.

Andi Adam Faturahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini
  • Related Posts

    KPK Akui Sempat Kesulitan saat OTT Bupati Pati Sudewo

    Jakarta – KPK membenarkan sempat mengalami kesulitan saat melakukan proses operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo. Kesulitan yang dialami KPK karena harus mencocokkan ‘Tim 8’ yang membantu Sudewo…

    KPK Ungkap Tarif 'All In' Terkait Pemerasan Bupati Sudewo ke Perangkat Desa

    Jakarta – KPK mengungkap tarif pemerasan yang sudah dipatok Bupati Pati Sudewo untuk pengisian jabatan perangkat desa sudah ‘all in’. KPK menyebut tarif tersebut dijamin sampai proses selesai hingga calon…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *