PARTAI Gema Bangsa mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto mendapat Nobel Perdamaian. Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq mengajukan mosi tersebut saat berorasi dalam acara Deklarasi Partai Gema Bangsa di Senayan, Jakarta pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Saat menyampaikan pidato politik, Ahmad Rofiq menyampaikan dukungan untuk Presiden Prabowo. Dia mengkalim Prabowo juga pantas mendapat Novel Perdamaian. “Gema Bangsa juga mengusulkan kepada Komite Nobel Norwegia untuk memberikan Nobel Perdamaian kepada Presiden Prabowo Subianto,” kata Rofiq.
Menurut Rofiq, Prabowo pantas mendapatkan penghargaan tersebut atas upayanya memperjuangkan nasib rakyat Palestina. Rofiq mengklaim Prabowo adalah salah satu tokoh yang terus berpartisipasi aktif mendorong kemerdekaan Palestina.
Gema Bangsa juga menyampaikan dukungan agar Prabowo kembali maju pemilihan presiden atau Pilpres 2029. Rofiq menilai Prabowo adalah sosok pemimpin yang langka. Sebab, kata dia, Prabowo tegas dalam memberantas korupsi.
Dukungan untuk Prabowo sebelumnya juga telah disampaikan Ketua Bidang Kader dan Kepemimpinan DPP Partai Gema Bangsa Hardiansyah. “Prabowo sering mengatakan bahwa kita harus berdiri di kaki sendiri, kita harus mandiri di negeri sendiri. Itu yang menjadi salah satu visi yang memang kita sama,” kata dia di Jakarta Internasional Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat, 16 Januari 2026.
Kendati begitu, dia mengatakan partainya tidak sejalan dengan isu pilkada tidak langsung yang didukung Partai Gerindra pimpinan Prabowo. Partai Gema menolak kepala daerah dipilih DPRD karena tidak demokratis.
Dalam kegiatan deklarasi hari ini, Partai Gema Bangsa menyampaikan garis besar perjuangan politik mereka. Partai yang berdiri pada 17 Januari 2025 itu turut menyampaikan susunan pengurus mereka dari level pusat, perwakilan luar negeri, hingga level daerah dari setiap provinsi Indonesia.
Ahmad Rofiq menyebut deklarasi hari ini adalah episode awal dari perjalanan Gema Bangsa. Dia mengatakan jalan politik ke depan tidaklah mudah, sebab akan ada tantangan, cibiran, hingga perlawanan. “Namun kita yakin, selama kita berjalan dengan rakyat, sejarah akan berpihak pada kebenaran dan kemenangan,” tuturnya.
Sebelum mendirikan Partai Gema Bangsa bersama rekan-rekannya, Ahmad Rofiq merupakan kader Partai Perindo. Dia menjabat sebagai sekretaris jenderal di partai yang didirikan Hary Tanoesoedibjo itu pada periode 2014 hingga 2024.






