Bina Marga Jaksel: Pohon di Kebayoran Lama Izinnya Dipangkas, Bukan Ditebang

Jakarta

Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal memproses oknum aparatur sipil negara (ASN) karena menebang pohon secara ilegal di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). Dia menyebut pohon tersebut diizinkan untuk dipangkas, bukan ditebang.

“Informasinya memang ada izin untuk penopingan (pemangkasan) pohon tersebut, tapi hanya penopingan, bukan penebangan,” kata Rifki Rismal saat dihubungi, Sabtu (17/1/2026).

Namun, saat di lokasi, oknum tersebut diminta tolong menebang pohon. Belum diketahui sejauh ini siapa yang meminta agar pohon ditebang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Untuk satgas, informasinya disetop dan dimintai tolong saat melintasi. Tapi untuk lebih lanjutnya akan diproses oleh Dinas Bina Marga,” ujar Rifki.

Rifki menambahkan oknum ASN Bina Marga yang menebang pohon sudah diketahui. Kini mereka sedang diproses untuk mendapat hukuman disiplin.

“Sedang rapat untuk penjatuhan hukuman disiplin kepada oknum tersebut dan dalam pantauan Inspektorat,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Camat Kebayoran Lama Mustofa Thohir mengatakan ada pohon ditebang secara ilegal di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dia menduga pelaku penebangan itu adalah oknum aparatur sipil negara (ASN) Bina Marga.

“Sepertinya dilakukan oleh staf BM (Bina Marga) dan saat ini sudah di-TL (tindak lanjut) tingkat kota,” kata Mustofa saat dihubungi, Rabu (14/1/2026).

Mustofa menjelaskan pohon yang ditebang itu merupakan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Terlebih posisi pohon tersebut persis di pinggir jalan raya.

“Ya kalau pohon kan pinggir jalan semuanya punya DKI. Itu kelihatan banget di pinggir jalan. Jangankan di pinggir jalan, yang di luar-luaran dalam-dalaman pinggir jalan aja itu punya DKI semua rata-rata,” jelas dia.

(tsy/eva)

  • Related Posts

    Siswa Sekolah Rakyat Fasih Pidato Bahasa Inggris Dapat Beasiswa ke LN

    Jakarta – Penampilan siswa kelas X Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Kiendra Lian Damarta (16) saat pidato bahasa Inggris menuai apresiasi Presiden RI Prabowo Subianto. Dia pun mendapat…

    Respons PKS soal Prabowo Tambah Dana Riset

    ANGGOTA Komisi X DPR Fikri Faqih menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan bakal menambah anggaran dana riset nasional menjadi Rp 12 triliun.  Dia menilai, penambahan dana riset menjadi budaya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *