Agus Gondrong Kirim Relawan dan Bantuan Rp 1,24 Miliar ke Aceh Tamiang

INFO TEMPO – Bupati Temanggung Agus Setyawan melepas tim relawan gabungan serta bantuan untuk korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan yang dihimpun sebesar Rp 1,24 miliar, hasil penggalangan dana masyarakat sejak terbitnya Surat Edaran Bupati pada 3 Desember 2025 lalu.

“Bantuan Temanggung Peduli Aceh Tamiang ini kita fokuskan di bidang pendidikan. Kita akan merehabilitasi dua Sekolah Dasar dan satu PAUD beserta sarana-prasarananya, termasuk seragam sekolah anak-anak,” ujar bupati yang acap disapa Agus Gondrong pada Sabtu, 17 Januari 2025.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ada tiga sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang yang menjadi target bantuan, yaitu SD Negeri Pahlawan di Kecamatan Karang Baru (sekaligus sebagai home base relawan), SD Negeri Upah di Kecamatan Bendahara, dan TK Pembina Desa Pahlawan di Aceh Tamiang.

Bantuan yang diberikan meliputi pengecatan kelas, penyediaan komputer, alat tulis, alat kebersihan, hingga meja dan kursi guru. Selain itu, tim juga akan melakukan kegiatan trauma healing kepada 50 guru dan membagikan 500 paket sarana pendidikan berupa tas, sepatu, dan seragam dengan menggandeng Dinas Pendidikan setempat.

Dalam misi ini, sebanyak 28 personel dari lintas organisasi relawan diterjunkan. Mereka dijadwalkan menjalankan misi “Temanggung Peduli Aceh Tamiang” selama dua pekan, mulai 21 hingga 28 Januari mendatang.

“Harapan saya, relawan jangan pulang dulu sebelum tiga sekolah itu selesai direhab. Harus selesai. Jangan hanya tampilannya saja, tetapi fasilitasnya nanti betul-betul bisa digunakan untuk belajar mengajar anak-anak dan saudara-saudara kita di Aceh Tamiang,” kata Agus Gondrong.

Salah seorang relawan, Duwik Setiyanto, mengaku siap menjalankan amanat tersebut. Sehari-hari, Duwik adalah sopir truk pengangkut sampah di bawah Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Temanggung. Namun, untuk misi darat ke Aceh ini, ia bertugas sebagai pengemudi truk serbaguna BPBD Temanggung.

“Kapasitas truk ini empat ton. Di dalamnya berisi cat dan berbagai logistik untuk mendukung renovasi sekolah. Mohon doa restu masyarakat Temanggung agar misi kemanusiaan ini diberikan kelancaran,” ucap Duwik. (*)

  • Related Posts

    Keberangkatan Pesawat yang Hilang di Maros Sesuai Prosedur

    MANAJEMEN Bandara Adisutjipto memastikan keberangkatan pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dari Yogyakarta yang dilaporkan hilang kontak di sekitar Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu 17 Oktober 2026,…

    Tebang Pohon di Jalan Jaksel Berujung ASN Terancam Hukuman

    Jakarta – Pohon di Jalan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel) ditebang oknum aparatur sipil negara (ASN). ASN tersebut dihadapkan dengan ancaman hukuman. Penebangan pohon diduga di luar prosedur…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *