Jakarta –
Banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencapai 1 meter lebih. Warga Desa Mustokoharjo, Kecamatan Pati, menggunakan perahu untuk beraktivitas.
Dilansir detikJateng, Jumat (16/1/2026), banjir sudah terjadi hampir sepekan dan belum surut. Banjir terjadi akibat hujan dan Sungai Silugonggo meluap.
Banjir cukup dalam karena lokasi permukiman tepat di pinggir Sungai Silugonggo, kendaraan warga juga tidak bisa melintas. Terlihat warga memilih menggunakan perahu untuk aktivitas sehari-hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga memilih bertahan di rumah daripada mengungsi ke posko yang disediakan pemerintah desa setempat. Salah satu warga bernama Sriyatun bersama suaminya menggunakan perahu dari rumah ke tepi jalan yang tidak kebanjiran.
“Sejak lima hari ini kebanjiran, aktivitas ini ya lumpuh, gunakan perahu. Di rumah itu sampai 75 sentimeter, kalau di pekarangan bisa 1 meter lebih karena lokasi juga dekat dengan sungai,” jelas Sriyatun ditemui di lokasi.
Dia tak mau mengungsi dan memilih bertahan di rumahnya. Untuk sementara keluarganya menempati bagian dapur yang belum terendam banjir.
“Ini aktivitas keluar misalnya cari makan, mau beri makan lele, kendaraan di parkir yang aman di masjid, gratis di sana,” jelasnya.
Baca selengkapnya di sini.
(dek/rfs)





