SEKOLAH Rakyat telah menerima belasan ribu murid di berbagai daerah. Program sekolah dengan format baru yang diusung Presiden Prabowo Subianto itu mulai beroperasi pada Juli tahun lalu.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan ada lebih dari 15 ribu siswa di Sekolah Rakyat setelah sekitar setengah tahun beroperasi. “Lima belas ribu siswa, baik dari usia SD, SMP, maupun SMA, telah mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat,” kata Prasetyo dalam keterangan tertulis pada Rabu, 14 Januari 2026.
Sekitar 15.954 siswa itu, kata Prasetyo, berada di 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten dan kota. Para murid berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem golongan Desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.
Prasetyo mengatakan pemerintah akan menambah jumlah Sekolah Rakyat pada tahun ini. “Kami di tahun ini akan membangun di 104 titik Sekolah Rakyat yang ideal,” kata politikus Partai Gerindra ini.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menargetkan pembangunan 500 sekolah rakyat hingga akhir masa jabatannya pada 2029. “Sasaran kami adalah 500 sekolah rakyat sampai tahun 2029. Insya Allah akan tercapai,” ucap Prabowo di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dikutip dari siaran pada YouTube Sekretariat Presiden.
Dari total target 500 sekolah itu, Kepala Negara membidik setiap sekolah diisi seribu siswa. Hingga hari ini, kata dia, total siswa sekolah rakyat mencapai 15 ribu peserta didik. “Saya menerima laporan mungkin akhir tahun ini akan mencapai 30 ribu. Tapi ujungnya sasaran kami adalah tiap kampus sekolah rakyat adalah seribu murid. Berarti sasaran kami nanti 500 ribu murid,” kata Prabowo.
Adapun pembangunan tahap pertama sekolah rakyat meliputi 166 unit. Ratusan sekolah yang mengusung konsep asrama itu mulai beroperasi secara bertahap pada Juli hingga awal Oktober 2025 lalu.
Secara keseluruhan, 166 sekolah rakyat itu menampung 15.954 siswa, 2.218 guru, dan 4.889 tenaga kependidikan. Sementara itu, pemerintah akan melanjutkan pembangunan sekolah rakyat tahap kedua di 104 lokasi lainnya. Pada tahap kedua itu, sekolah rakyat dirancang akan menampung 112.320 siswa melalui 3.744 rombongan belajar.





