SEJUMLAH wilayah di Jakarta masih terendam banjir hingga Senin malam, 12 Januari 2026. Banjir Jakarta disebabkan oleh hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang turun sejak Senin dinihari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat sebanyak 63 rukun tetangga dan 23 ruas jalan masih tergenang banjir hingga pukul 21.00, Senin, 12 Januari 2026. Titik banjir berada di Jakarta Selatan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Jakarta Selatan terdapat 19 RT yang tergenang banjir,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta Muhammad Yohan, pada Senin, 12 Januari 2026.
Rincian wilayah yang terjadi banjir di Jakarta Selatan antara lain satu RT di Kelurahan Cilandak Barat, dua RT di Pondok Labu, tiga RT di Cipete Utara, 9 RT di Pela Mampang. Kemudian satu RT di Duren Tiga, tiga RT di Cilandak Timur, dan satu RT di Pejaten Timur. Ketinggian air di berbagai titik tersebut sekitar 30 hingga 100 sentimeter.
“Penyebab banjir curah hujan tinggi dan luapan kali Krukut,” ujar Yohan.
Di Jakarta Timur, banjir menggenangi 18 RT. Banjir di wilayah ini melanda sejumlah kelurahan seperti Rawa Terate, Bidaracina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
Yohan mengatakan banjir di Jakarta Timur setinggi 35 hingga 100 sentimeter. Penyebab banjir di sini akibat curah hujan tinggi dan luapan kali Ciliwung.
Sedangkan di Jakarta Utara, sebanyak 14 RT masih tergenang banjir hingga malam ini. Genangan air di wilayah utara ini meliputi Tanjung Priok, Lagoa, Kebon Bawang, Sukapura, Semper Barat, dan Warakas.
Yohan berujar ketinggian banjir melanda Jakarta Utara berkisar 10 hingga 60 sentimeter yang disebabkan oleh hujan lebat. Kemudian di Jakarta Barat, sebanyak 12 RT dari empat kelurahan masih tergenang banjir.
Titik banjir di Jakarta Barat terjadi di Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kamal, dan Tegal Alur. Ketinggian air di daerah tersebut dari 40 sampai 70 sentimeter.
Sementara itu, kata Yohan, empat RT dari lima kota administrasi Jakarta sudah surut. Yaitu, Kelurahan Tengah, Kelurahan Cilandak Timur, dan Kelurahan Tanjung Priok.
BPBD juga mencatat, masih ada 23 ruas jalan di Jakarta yang terdampak banjir. Di antaranya, Jalan Walang Baru VII A, Kelurahan Tugu Utara; Jalan Pegangsaan Dua, Kelurahan Pegangsaan Dua; Jalan Rawa Indah, Kelurahan Pegangsaan Dua; Jalan Gunung Sahari, Kelurahan Pademangan Barat; serta Jalan Ruko Mutiara Palem Raya, Kelurahan Cengkareng Timur.
Yohan mengatakan ketinggian banjir yang merendam puluhan ruas jalan itu berkisar antara 10 sampai 55 sentimeter. Sedangkan sebanyak 34 ruas jalan lainnya dinyatakan sudah surut.






