PRESIDEN Prabowo Subianto menyorot dinasti politik di Kalimantan Timur. Tapi ia mengaku tidak mempersoalkan jika kakak beradik sama-sama duduk di kursi pemerintahan provinsi yang sama.
Momen ini terjadi dalam acara peresmian proyek Refinery Development Master Plan atau RDMP milik PT Pertamina, di Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur. Ketika memberikan sambutan sebelum peresmian, Prabowo awalnya menyapa tetamu yang hadir, mulai dari jajaran menteri, direksi, komisaris Pertamina, hingga kepala daerah.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Beberapa pejabat publik yang hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kemudian Prabowo menyapa Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur. Lalu Panglima komando daerah militer, kepala kepolisian daerah, hingga kepala kejaksaan wilayah Kalimantan Timur.
“Wali Kota Balikpapan. Oh, tadi Saudara Rudy adalah Gubernur, Saudara Rahmad ini Wali Kota,” kata Prabowo saat menyapa Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin, 12 Januari 2026, sebagaimana dipantau melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo memastikan keduanya memang kakak-beradik. Prabowo pun memaklumi bahwa Rudy Mas’ud dan Rahmad Mas’ud sama-sama menjabat sebagai pejabat publik di wilayah yang sama.
Kepala Negara hanya mengingatkan bahwa keduanya harus dipilih secara sah. “Ini saudara ini, kakak adik? Tidak apa-apa asal dipilih benar, ya,” kata Prabowo.
Selain Rudy dan Rahmad Mas’ud, saudara kandung mereka, yakni Hasanuddin Mas’ud juga menjadi pejabat di Kalimantan Timur. Hasanuddin merupakan Ketua DPRD Kalimantan Timur periode 2024-2029.






