Rektor Sebut UKT Unpad Tak Naik hingga 2029

REKTOR Universitas Padjajaran Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyatakan komitmen pimpinan universitas untuk tidak menaikkan biaya uang kuliah tunggal atau UKT yang dibebankan ke mahasiswa. Dia berujar kebijakan tidak menaikkan UKT ini setidaknya akan berlangsung hingga 2029 mendatang.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Untuk biaya sekolah di Unpad, alhamdulillah Unpad salah satu yang rendah. Kami berkomitmen dalam beberapa tahun ke depan, setidaknya sampai 2029 kami tidak akan menaikkan UKT,” kata Arief dikutip dalam keterangan resminya dari situs Unpad, pada Sabtu, 10 Januari 2026.

‎Menurut dia, Unpad merupakan kampus negeri yang dibangun serta dijalankan dengan uang pajak masyarakat. Rektor mengimbau kepada para orang tua dan mahasiswa untuk tidak perlu khawatir ihwal biaya UKT bila berkuliah di Unpad.

‎Arief mengatakan seluruh jajaran kampus bakal berusaha membantu masyarakat yang terkendala finansial untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Dia berkata Unpad juga akan berusaha untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas.

‎Selain biaya UKT yang diklaim relatif terjangkau, Arief menyatakan Unpad menawarkan beragam beasiswa untuk pelajar yang membutuhkan dukungan finansial dalam melanjutkan studi. “Mulai dari beasiswa pemerintah, beasiswa yang dikeluarkan oleh Unpad, dan juga beasiswa-beasiswa lainnya untuk mahasiswa yang memang membutuhkan,” ucapnya.

‎Adapun salah satu sumber beasiswa Unpad berasal dari pengembangan dana abadi kampus. Saat ini jumlah dana abadi milik Unpad sekitar Rp 74 miliar. Berdasarkan data yang dihimpun Direktorat Kemahasiswaan Unpad, sekitar 24 persen atau hampir seperempat mahasiswa Unpad tercatat telah menerima beasiswa dari pelbagai sumber, baik internal maupun eksternal.

‎Pada kegiatan Dies Natalis ke-68 Unpad pada September tahun lalu, kampus memberikan beasiswa kepada 400 mahasiswa serta membeli sejumlah peralatan pendidikan dari hasil pengembangan Dana Abadi Unpad. “Capaian ini menunjukkan komitmen Unpad dalam mendukung akses pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas,” kata Arief.

  • Related Posts

    Rakernas PDIP: Megawati Tekankan Memayu Hayuning Bawana Hadapi Krisis Iklim

    INFO TEMPO – Pidato politik Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP mendapat perhatian luas, khususnya dari kalangan…

    PDIP Soroti Wacana Pilkada Melalui DPRD, Tegaskan Pentingnya Hak Pilih Rakyat

    INFO TEMPO – PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan penolakan terhadap wacana pengembalian sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kader-kader muda partai menilai, alasan untuk menekan praktik…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *