Rocky Gerung: Megawati Mendalami Isu Lingkungan

AKADEMISI Rocky Gerung mengatakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyinggung perubahan iklim dalam pidatonya dalam rapat kerja nasional (rakernas) PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026. Megawati, kata dia, ingin pemerintah Indonesia menjadi pelopor perlindungan lingkungan hidup. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Megawati membawa isu soal climate change (perubahan iklim) , soal climate strike (mogok iklim). Soal keinginan negeri ini untuk menjadi pelopor pelindungan hidup lingkungan,” Rocky usai mendengar pidato Megawati di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026.

Dia berkata Megawati menerangkan isu itu dengan ritme orang yang memahami masalah kerusakan lingkungan. Megawati mengaku pernah bertemu Paus Fransiskus dan berdiskusi mengenai kerusakan iklim. 

“Artinya Megawati mendalami isu lingkungan melebihi pengetahuan teknis yang ada di buku teks,” kata dia. 

Rocky mengatakan Megawati mengingatkan anak muda untuk menjaga lingkungan hidup. Merusak lingkungan sama dengan merusak peradaban. Selain itu, Megawati juga berbicara mengenai solidaritas manusia. Solidaritas itu harus dipahami seluruh kader PDI Perjuangan. 

Menurut Rocky, Megawati lebih memilih berbicara mengenai isu kemanusiaan dan lingkungan ketimbang politik. Namun, dia melihat ada urusan lebih penting ketimbang politik. “Tertib alam yang yang dikontrol oleh kapitalisme yang rakus dan kehendak untuk menghasilkan kembali solidaritas manusia. Itu inti dari kuliah Megawati tadi,” kata dia. 

PDI Perjuangan menggelar rakernas sejak Sabtu, 10 Januari 2026 hingga Senin, 12 Januari 2026. Kertua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengatakan kader akan membahas berbagai isu nasional dalam rakernas. Salah satunya kebebasan masyarakat dan media dalam mengutarakan pendapat. 

“Kalau hari ini banyak orang mengeluhkan, kami dengarkan suara masyarakat mereka mengeluhkan. Kok saya tidak merasa bebas lagi berbicara, media tidak bisa lagi bebas berbicara,” kata dia di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026.

Selain soal kebebasan berpendapat, kader akan membahas isu kepala daerah dipilih DPRD. Kader juga akan membahas isu internasional. 

“Kalau melihat geopolitiknya sekarang berubah, maka nilai-nilai sekarang dituntut betul untuk bisa dibuktikan dalam bentuk kebijakan publik. Dalam konteks politik luar negeri kita, kita tidak boleh diam pada soal seperti ini,” kata dia. 

Menurut dia, perubahan situasi global ikut berpengaruh terhadap isu nasional. Pemerintah Indonesia karena itu harus menyiapkan diri. “Negara mesti menyiapkan diri,” kata dia. 

Kader juga akan membahas mengenai isu lingkungan. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sudah menginstruksikan kader legislatif, yudikatif, dan eksekutif menjaga lingkungan di daerahnya. 

Adapun rakernas bakal dihadiri pengurus pusat, pengurus daerah partai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, anggota DPR Fraksi PDIP, anggota DPRD provinsi hingga kabupaten/kota, serta kepala daerah/wakil kepala daerah PDIP. Rakernas ini menindaklanjuti hasil Kongres ke-VI PDIP yang dilaksanakan Agustus 2025 lalu di Bali.

  • Related Posts

    Masalah Wadah MBG: Kantong Plastik hingga Mengandung Babi

    ‎PROYEK makan bergizi gratis atau MBG sudah lebih dari setahun berjalan. Sejumlah persoalan masih menyelimuti di dalamnya buntut dari tata kelola yang dinilai koalisi masyarakat sipil buruk. Scroll ke bawah…

    Pramono-Foke Ziarah ke Makam MH Thamrin, Serukan Persatuan Majelis Betawi

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi Fauzi Bowo (Foke) melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Mohammad Husni (MH) Thamrin, TPU Karet Bivak, Jakarta…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *