Prabowo ke Jajaran Menteri: Kalian Diangkat Untuk Dihujat

PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan jajaran menteri Kabinet Merah Putih harus siap dicaci dalam menjalankan tugasnya. Prabowo menyampaikan itu dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan yang dihelat di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Memang kalian menteri-menteri, kalian diangkat, ya, untuk dihujat, enggak apa-apa,” ucap Prabowo, sebagaimana disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo mulanya bercerita bahwa dirinya mendapat laporan dari salah satu menteri terkait perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan dan akan mendapat sanksi pencabutan izin. Namun Ketua Umum Partai Gerindra ini tidak mau melihat daftar perusahaan tersebut. Sebab dia takut ada konflik kepentingan dan terpengaruh apabila perusahaan itu milik teman maupun kader Gerindra lainnya.

Prabowo lantas menegaskan mereka yang melanggar aturan harus ditindak. Menurut dia, makna yang termaktub dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sudah jelas dan tak perlu lagi ditafsirkan. Bumi, air dan semua kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Ia pun mempersilakan jajarannya untuk mundur apabila tak sanggup menjalankan amanah itu. “Banyak yang bisa gantikan Saudara-saudara, ya, enggak usah takut. Anak-anak muda yang baik-baik itu, mau berjuang untuk kebaikan,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengibaratkan kabinetnya seperti tim sepak bola. Ada yang menjadi penyerang, gelandang, hingga pemain cadangan. “Masing-masing sudah mengerti tugasnya. Yang striker, yang di tengah, yang bertahan, yang cadangan pun tahu menjadi cadangan yang baik pada saatnya akan dimainkan,” ujar dia.

  • Related Posts

    Populi Center Ingatkan Pejabat Negara adalah Pelayan Publik

    LEMBAGA riset Populi Center mengingatkan bahwa politikus yang dipilih menjadi penyelenggara negara merupakan pelayan publik. Peneliti Senior Populi Center Azriansyah mengatakan bahwa logika demokrasi berkaitan erat dengan akuntabilitas.  “Jika ingin membangun…

    Muhammadiyah Minta Semua Lapang Dada Dikritik Pandji

    KETUA Pimpinan Pusat Muhammadiyah atau PP Muhammadiyah Anwar Abbas menanggapi polemik atas kritikan yang disampaikan oleh komika Pandji Pragiwaksono saat pertunjukan spesialnya, Mens Rea.  Anwar Abbas mengatakan Indonesia membutuhkan kritik sehingga…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *