Golkar Setuju Pilkada Lewat DPRD Jika Partisipasi Rakyat Tetap Maksimal

Jakarta

Sekjen Partai Golkar Sarmuji menyebut wacana pilkada melalui DPRD tak akan menghilangkan partisipasi rakyat. Sarmuji mengatakan partainya hanya akan mendukung pilkada lewat DPRD jika keterlibatan publik tetap dijamin secara maksimal.

“Golkar akan setuju dengan model pilkada melalui DPRD hanya apabila partisipasi publik tetap berjalan secara maksimal,” kata Sarmuji kepada wartawan di DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (8/1/2026).

Sarmuji menyebut usulan pilkada lewat DPRD ini tak akan menghilangkan partisipasi masyarakat. Dia menegaskan sistem pilkada tersebut berbeda dengan orde baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami Partai Golkar akan mengambil sisi-sisi terbaik dari pilkada langsung untuk diakomodir, dimasukkan ke dalam sistem pilkada tidak langsung melalui DPRD, itu seandainya nanti terjadi perubahan. Jadi ini sama sekali berbeda dengan pilkada zaman Orde Baru yang partisipasi publiknya hampir nihil,” ucapnya.

Sarmuji menegaskan partisipasi publik tetap diakomodir. Salah satunya dengan adanya kampanye langsung dan debat calon kandidat.

“Sehingga rakyat tidak ditinggalkan meskipun pemilihannya melalui DPRD, itu desain apa lagi misalkan yang bisa memperkuat partisipasi rakyat ke dalam pemilihan DPRD, nanti akan kita akomodir secara maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sarmuji mengatakan pembahasan mengenai pilkada lewat DPRD ini telah dikomunikasikan informal antarpartai politik. Menurutnya, sistem pilkada lewat DPRD tetap disesuaikan dengan masukan masyarakat.

“Ya, kontak-kontak saja ya (antarparpol). Kontak-kontak, ngobrol-ngobrol informal, tanya-tanya,” imbuhnya.

(fas/fas)

  • Related Posts

    Megawati Akan Buka HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

    PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan menggelar peringatan hari ulang tahun partai ke-53 sekaligus rapat kerja nasional, besok, Sabtu, 10 Januari 2026. Agenda itu akan berlangsung selama tiga hari di Beach City…

    Yaqut Tersangka Kasus Haji, Gus Yahya: Masalah Hukum Saya Tak Ikut Campur

    Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya merespons mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *