Bossjob: Platform Rekrutmen Digital Bertaraf Global Tegaskan Kepemilikan Merek

INFO NASIONAL – Bossjob merupakan platform rekrutmen digital global yang mempertemukan pencari kerja secara langsung dengan perusahaan. Platform ini dikembangkan oleh Yolo Technology Pte. Ltd., perusahaan teknologi asal Singapura yang berdiri sejak 2016 dan telah beroperasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, Bossjob hadir melalui PT Bossjob SEA Indonesia sebagai perusahaan resmi yang menjalankan operasional. Selama bertahun-tahun, Bossjob aktif menjalin kerja sama dengan universitas, media, dan berbagai mitra strategis, serta berpartisipasi dalam event rekrutmen guna mendukung calon pekerja untuk bekerja di perusahaan terpercaya, serta memfasilitasi perusahaan untuk mendapatkan pekerja dengan talenta terbaik.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Di Bossjob, kandidat dan perusahaan bisa berkomunikasi langsung melalui fitur chat, sehingga proses seleksi dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan efisien. Platform ini dimanfaatkan oleh jutaan pengguna dan ribuan perusahaan dari berbagai sektor.

Kesuksesan tersebut tentu tidak bisa diraih tanpa adanya tantangan. Dalam pengembangan bisnisnya di Indonesia, Bossjob menyampaikan pernyataan resmi kepada publik terkait isu pendaftaran merek secara tidak sah, dugaan itikad tidak baik (bad faith), serta gangguan sistematis terhadap proses bisnis Bossjob di Indonesia yang dilakukan oleh PT Boss Hire Indonesia (Bosshire).

Hal tersebut bermula pada 2023, di mana Bossjob baru memulai proses pendaftaran merek di Indonesia. Pada saat itu, diketahui PT Boss Hire Indonesia telah lebih dahulu mendaftarkan merek “BOSSJOB” tanpa hak dan tanpa persetujuan. Bahkan, Bosshire juga mendaftarkan variasi nama lain seperti BOSJOB dan BOSJOBS.

Pendaftaran ini dilakukan setelah pertemuan informal antara perwakilan Bossjob dan Direktur PT Boss Hire Indonesia, yang sebelumnya membahas industri job portal di Indonesia. Lebih lanjut, pada 2024, melalui perantara, pihak PT Boss Hire Indonesia meminta kompensasi senilai US$ 1–1,3 juta agar Bossjob dapat menggunakan kembali mereknya sendiri di Indonesia.

Sejak isu ini mencuat, operasional bisnis Bossjob mulai mengalami distorsi lain seperti adanya pelaporan massal terhadap akun media sosial resmi Bossjob, 2 akun Instagram Bossjob diblokir, 1 akun YouTube diblokir, 1 akun TikTok diblokir, 1 akun Linkedin diblokir, aplikasi Bossjob dihapus dari Google Play dan pengaduan yang diajukan ke App Store. Bossjob juga mendapatkan intimidasi lewat oknum akun yang melaporkan akun Bossjob, penyalahgunaan identitas Bossjob dan gangguan saat mengikuti Job Fair di salah satu universitas ternama di Indonesia.

Perbedaan akun resmi TikTok Bossjob dengan akun palsu. Dok. Bossjob

Country Manager Bossjob Indonesia, Bruce menegaskan, Bossjob adalah merek global milik YOLO Technology Pte. Ltd., dan PT Bossjob SEA Indonesia sebagai bagian resmi Bossjob Indonesia. Selama bertahun-tahun, Bossjob telah beroperasi secara aktif melalui kantor fisik, kolaborasi universitas, media, event rekrutmen, serta platform digital untuk mendukung pencari kerja dan perusahaan. “Bossjob adalah merek resmi milik Yolo Technology Pte Ltd, perusahaan global di bidang rekrutmen digital yang berdiri sejak 2016 dan pusatnya di Singapura,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Bosshire adalah perusahaan terpisah yang berdiri pada 2018 dan hanya beroperasi di Indonesia. “Tidak ada hubungan afiliasi atau kepemilikan antara Bossjob dan Bosshire,” kata dia.

Langkah Hukum yang Telah Ditempuh

Bossjob telah mencoba menyelesaikan masalah ini melalui jalur musyawarah, namun pihak terkait mengajukan tuntutan kompensasi yang tidak bisa diterima. Oleh karena itu, jalur hukum dipilih sebagai langkah paling tegas dan adil. Pada 5 Desember 2025 lalu, Bossjob secara resmi mengajukan gugatan ke pengadilan di Indonesia dengan tuntutan:

  1. Pembatalan pendaftaran merek “BOSSJOB”, “BOSJOB”, dan “BOSJOBS” yang didaftarkan secara tidak sah.
  2. Ganti rugi sebesar Rp50 miliar.
  3. Permintaan maaf secara terbuka melalui media massa.

Bruce menegaskan, Bossjob tidak akan mentoleransi pelanggaran hak merek dan penipuan dalam bentuk apa pun dan akan terus melindungi kepercayaan yang telah dibangun bersama jutaan pengguna dan mitra.

Imbauan untuk Mitra, Klien dan Pengguna

Contoh akun Instagram palsu Bossjob. Dok. Bossjob

Kepada perusahaan yang ingin berkembang di Indonesia agar lebih berhati-hati dalam memilih mitra kerja. Bossjob mengimbau kepada seluruh mitra perusahaan institusi pendidikan, media serta pengguna dan pencari kerja untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan; memastikan komunikasi dan kerja sama hanya melalui kanal resmi Bossjob; dan mengabaikan pihak-pihak yang mengatasnamakan Bossjob tanpa otorisasi resmi.

Cari tahu lebih lanjut mengenai Bossjob di laman resmi https://bossjob.id/ atau unduh aplikasi resmi di https://bossjob.id/id/app-download. (*)

  • Related Posts

    Kesaksian Kakek Pemilik Rumah di Bogor Saat Longsor Sempat Timbun 2 Cucunya

    Jakarta – Dua anak laki-laki berusia 4 dan 5 tahun yang tertimbun longsor bisa dievakuasi dalam kondisi selamat di Bogor Selatan, Kota Bogor. Peristiwa terjadi ketika di Bogor sedang diguyur…

    Kemacetan di Tanjung Priok Mulai Terurai Malam Ini, Lalin Normal Lagi

    Jakarta – Kemacetan sempat terjadi di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sore tadi. Malam ini, kemacetan dilaporkan telah terurai dan lalu lintas lancar kembali. “Kepadatan arus lalu lintas…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *