Prabowo: Orang yang Menghujat Kinerja Pemerintah Dibayar

Prabowo menilai terdapat keanehan dalam kesehatan jiwa orang yang senantiasa menghujat pemerintah tersebut.

7 Januari 2026 | 21.43 WIB

Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (keempat kanan), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri), Wamentan Sudaryono (kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kedua kanan), Mensesneg Prasetyo Hadi (keempat kiri), dan Seskab Teddy Indra Wijaya (ketiga kanan) meninjau sawah dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, 7 Januari 2026. Antara/Hafidz Mubarak A

Perbesar

Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (keempat kanan), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri), Wamentan Sudaryono (kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kedua kanan), Mensesneg Prasetyo Hadi (keempat kiri), dan Seskab Teddy Indra Wijaya (ketiga kanan) meninjau sawah dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, 7 Januari 2026. Antara/Hafidz Mubarak A

PRESIDEN Prabowo Subianto kembali berbicara ihwal orang yang kerap menghujat, mengejek, maupun memfitnah kinerja pemerintahannya. Dia menuding orang tersebut justru dibayar oleh oknum tak bertanggung jawab.

‎”Jangan-jangan mereka dibayar,” kata Prabowo saat berpidato di acara panen raya dan pengumuman swasembada di Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Rabu, 7 Januari 2026.

‎Menurut dia, orang yang kerap mengkritik pemerintah tersebut menganggap Indonesia tidak memiliki capaian keberhasilan. Dia menyoroti keberhasilan atlet Indonesia merengkuh prestasi internasional.

‎Keberhasilan putra-putri bangsa itu, ujar dia, tidak diapresiasi oleh kelompok yang kerap mengkritik pemerintah. “Tidak ada mereka mengucapkan selamat, tidak ada mereka menghargai usaha pemerintah,” ucap kepala negara.

‎Prabowo menilai terdapat keanehan dalam kesehatan jiwa orang yang senantiasa menghujat pemerintah tersebut. Meski demikian, dia mengaku tak ambil pusing dengan kejadian ini.

‎”Biarlah, (kami) tidak ada urusan. Mereka hanya pintar di sosial media, tidak jelas,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra ini.

‎Dia mengatakan hanya berfokus untuk mengamankan masa depan bangsa Indonesia bersama jajaran kabinet pemerintahannya. Prabowo menyinggung perihal upaya swasembada pangan yang dilakukan pemerintah.

‎Menurut dia, dalam waktu dekat Indonesia akan mencapai swasembada jagung. Selain itu, dia berjanji harga pakan untuk seluruh peternak maupun petani bakal diturunkan.

‎”Saya ingin jadi presiden, prestasi yang saya idam-idamkan harga pangan turun, harga pupuk turun, harga benih turun untuk rakyat,” katanya. “Saya ingin anak-anak petani kembali bisa sekolah tinggi, jadi insinyur, jadi jenderal.”

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Novali Panji Nugroho

Lulus dari program studi ekonomi pembangunan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Bergabung dengan Tempo pada September 2023. Kini menulis untuk desk Nasional, terutama isu politik dan pertahanan

Represi tanpa Henti

PODCAST REKOMENDASI TEMPO

  • Related Posts

    Atlet Taekwondo Alfi Kusuma Juga Dapat Kenaikan Pangkat Jadi Lettu TNI

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan kenaikan pangkat dan penghargaan kepada para prajurit yang meraih medali di SEA Games 2025. Ada dua atlet yang dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar…

    Banjir Bandang Sempat Terjang Bener Meriah Aceh, Gelondongan Kayu Ikut Hanyut

    Jakarta – Kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Aceh kembali diterjang banjir bandang membawa gelondongan kayu. Namun, banjir itu kini sudah surut dan gelondongan kayu sudah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *